Walikota Sampaikan 7 Raperda di Sidang Paripurna

TRANSLAMPUNG.COM, METRO-Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan tujuh rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Metro di ruang sidang DPRD setempat, Selasa (7/3).

Ketujuh raperda tersebut diantaranya Raperda Kota Metro tentang Pencabutan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 6 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan yang menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah Kota Metro.

Lalu, Raperda Kota Metro tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2011 tentang Pajak Air Tanah, Raperda Kota Metro tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum, serta Raperda Kota Metro tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penataan dan Pembinaan Pergudangan.

Kemudian, Raperda Kota Metro tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Metropolis, Raperda Kota Metro tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 01 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Pasar dan Pertokoan, serta Raperda Kota Metro tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 6 Tahun 2012 tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi.

“Semua raperda ini penting dalam kemajuan Kota Metro. Khususnya untuk memberikan payung hukum dalam pelaksanaan pembangunan daerah,” ungkap Walikota usai melaksanakan sidang paripurna.

Ia mencontohkan mengenai Raperda tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Metropolis. Menurutnya, selain sebagai sarana yang bersifat hiburan, radio ini jyga dalam rangka penyebaran informasi kepada masyarakat. “Sehingga diperlukan dasar dan payung hukum yang jelas,” jelasnya.

Sementara itu, terkait Raperda tentang Retribusi Pelayanan Pasar dan Pertokoan diakui walikota dilakukan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Metro. Sementara itu, mengenai Raperda tentang Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi perlu dilakukan perubahan kedua khususnya mengenai tarif menara telekomunikasi.

“Selain itu juga sebagai upaya pengendalian dan penataan menara telekomunikasi, sehingga lebih tertata,” tutupnya.

Hadir dalam sidang paripurna tersebut Ketua DPRD Metro Anna Morinda, Wakil Walikota Metro Djohan, Wakil Ketua I DPRD Fahmi Anwar, Wakil Ketua II DPRD Nuraida, jajaran DPRD Metro, seluruh pimpinan Fokorpimda, Kepala SKPD, camat dan lurah se-Kota Metro. (tnn)

News Reporter