. . .

Waduh, Runtuhnya Kanopi Kantor Humas DPRD Tanggamus “Hiasi” Peringatan HUT ke-73 RI

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Hari ini Jumat (17/8), semua pihak larut dalam euforia peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia. Namun di Tanggamus, momen peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI itu, justru diwarnai dengan runtuhnya bagian kanopi Kantor Humas DPRD setempat.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi Jumat siang. Beruntung keadaan kantor kosong, karena 17 Agustus merupakan hari libur nasional. Sehingga runtuhnya kanopi dari ketinggian sekitar 10 meter itu, tidak sampai menimbulkan korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum ada yang memberikan tanggapan. Terutama dari Bagian Umum DPRD Tanggamus yang membidangi perawatan gedung wakil rakyat tersebut. Tidak ada yang tahu pasti, apa penyebab kanopi itu runtuh.

Sebelum peristiwa itu terjadi, beberapa waktu lalu translampung.com sudah pernah mengkonfirmasi Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus, Heri Agus Setiawan, S.Sos. terkait anggaran pemeliharaan gedung legislatif kabupaten setempat.

Hasilnya, Heri Agus Setiawan mengakui, bahwa sejatinya Kantor DPRD Tanggamus memang sudah mendapatkan rehab berat. Pihaknya juga sudah menganggarkan kebutuhan rehab sebesar Rp3,2 miliar tahun ini.

Namun, kata Heri, lantaran Kabupaten Tanggamus melaksanakan pemilihan bupati pada Juli lalu, realisasi rehab kantor DPRD terpaksa ditunda. Sebab anggaran terkena efisiensi dan dialihkan untuk mensukseskan Pilkada Tanggamus 2018. Sehingga rehab kantor baru bisa direalisasikan tahun 2019.

REHAB TERTUNDA: Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan mengakui bahwa realisasi rehab gedung DPRD tahun ini tertunda, lantaran anggaran dialihkan untuk mensukseskan Pilkada Tanggamus 2018, rehab baru bisa dilakukan tahun 2019. (Foto: SCREENSHOT)

“Sebenarnya kami sudah anggarkan untuk rehab berat gedung DPRD di tahun ini. Namun karena tahun ini anggaran kabupaten terbebani biaya pilkada, mulai dari KPU, Panwaskab, serta Pengamanan Pilkada, maka efisiensi anggaran terpaksa dilakukan. Khusus di Sekretariat DPRD Tanggamus, efisiensinya adalah dengan memangkas anggaran rehab gedung itu,” jelas Heri pada translampung.com melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, realisasi rehab gedung DPRD dan Sekretariat baru bisa dilakukan tahun 2019. Dan anggarannya juga sudah di-ploting pada APBD Murni 2019.

PLANG NAMA MEMPRIHATINKAN, PLAFON JEBOL, HINGGA POT BUNGA TERBELAH DUA

SELAIN kanopi jendela pada Kantor Humas yang runtuh, pemeliharaan Kantor DPRD Kabupaten Tanggamus juga dirasa sangat tidak maksimal. Hal itu dapat dilihat dari beberapa item kondisi yang cukup memprihatinkan dan menohok mata publik.

Dari pengamatan translampung.com di Kantor DPRD Tanggamus Jumat malam, juga tampak kondisi papan (plang) nama kantor yang memprihatinkan. Seluruh lampu pada huruf “DPRD KABUPATEN TANGGAMUS” padam. Diperparah dengan banyaknya huruf yang hilang dan sambungan kabel yang berantakan serta bergelantungan pada bawah tulisan.

Lalu pada pojok kiri depan kantor DPRD, bagian plafon di atas juga sudah jebol. Tak jauh dari posisi plafon yang jebol, juga terlihat onggokan pot bunga yang sudah terbelah dua, namun terkesan dibiarkan saja. Ditambah lagi dengan penampilan kantor DPRD seperti gedung tua, sebab warna cat dinding yang sudah kusam dan pudar.

Di mana pun tempatnya, Kantor DPRD merupakan kantornya para wakil rakyat. Bukan tidak mungkin, kondisi fisik Kantor DPRD Tanggamus yang memprihatinkan itu, merepresentasikan individu-individu yang berada di dalam gedung kusam tersebut. Sudah tentu, kondisi itu sepatutnya menjadi perhatian semua pihak. (ayp) 

error: Content is protected !!