. . .

Wacana Penggusuran, LMND Terus Dampingi Warga

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Rencana penggusuran Kampung Pasar Griya Sukarame  Oleh Pemerintah Kota Bandarlampung bukanlah sekedar wacana belaka. Hak tersebut terbukti dengan adanya puluhan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) pada Jumat (13/07) lalu.

Melihat hal ini Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) berjanji akan terus mendampingi Warga Pasar Griya dan mengecam dengan keras atas kesewenang-wenangan pemerintah kota bandar lampung.

Ketua EW-LMND Lampung Kristina Tia Ayu juga menyampaikan bahwa hadirnya LMND sampai hari ini tentu tidak terlepas dari perjuangan kawan-kawan sebelumnya yang juga berjuang melawan sistem ekonomi kapitalistik-neoliberal dan terbukti bahwa sistem tersebut telah gagal dalam mensejahterakan rakyat, ini menjadi tugas LMND agar selalu hadir di tengah2 massa rakyat untuk dapat bersama-sana menumbangkan dan menghapuskan sistem yang hari ini membuat rakyat tertindas.

“Untuk itu kami Liga Mahasiswa (LMND) mengajak juga kawan-kawan gerakan rakyat lintas multi sektor yang dalam acara ini belum dapat hadir agar dapat bergabung dan berjuang bersama warga pasar griya dalam menuntut hak-hak warga negara yang seharusnya dipenuhi negara dalam hal ini pemkot bandar lampung,” Ungkapnya saat sambutan diacara HUT LMND di kampung Pasar Griya Sukarame, Sabtu (14/07) Malam.

Ketua Pelaksana Rouf rozikin juga menerangkan bahwa peringatan dirgahayu yang ke 19 tahun ini dilaksanakan di pasar griya bukan tanpa alasan, keadaan pasar hari ini yang mengharuskan LMND tetap siap sedia untuk melawan penggurusan yang sewenang-wenang  dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandarlampung.

“Karena hal inilah yang menjadi alasan kuat mengapa dalam acara peringatan dirgahayu ke 19 mengangkat tema Memperkuat dan Memperteguh Perjuangan Melawan Penindasan Bersama Massa Rakyat,” kata dia.

Ketua masyarakat Kampung pasar Griya Sukarame Muad mengungkapkan pihaknya mewakili seleuruh warga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada mahasiswa  yang tergabung  dalam LMND yang senantiasa mendukung perjuangan  warga pasar griya dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.

“Saya terimakasih ke adik-adik mahasiswa yang mau mendampingi kami untuk menolak penggusuran rumah kami,” kata dia. (jef/hkw)