. . .

Wabup Pesawaran Harapkan Semua Sektor Sukseskan Imunisasi MR  

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN – Wakil Bupati Pesawaran Eriawan mengharapkan kepada seluruh kepala puskesmas dan lintas sektor di Kabupaten Pesawaran untuk melakukan advokasi sosialisasi dan koordinasi dalam rangka kampanye Measiles Rubella (MR) di Bumi Andan jejama

Menurut Eriawan adanya imunisasi MR yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus-September yang akan diadakan di sekolah dan posyandu-posyandu ini bertujuan untuk menekan penyebaran penyakit campak terhadap anak sejak usia 9 bulan-15 Tahun.

“Saya tekankan kepada semua ledeng sektor agar melakukan sosialisasi MR kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Pesawaran ,”kata Eriawan saat melaksanakan pembukaan advokasi sosialisasi dan koordinasi dalam rangka pelepasan kampanye MR dengan lintas sektor di kabupaten/ kota yang dilaksanakan di Aula Pemda setempat , Jumat (20/7/2018).

Eriawan juga menjelaskan bahwa dapat terwujudnya imunisasi MR pada anak usia 9 bulan -15 tahun ini tentunya semua leding sektor harus kompak  bersama-sama menangani penyakit campak pada anak usia 9 bulan-15 tahun.

“Ini harus di tindak lanjut sampai di tingkat bawah dan jangan sampai hanya dalam acara sereoni saja dilakukan karna penkit MR sangat bahaya akibatnya bisa mengganggu kekebalan imun serta otak pada anak ,”ucapnya.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Harun Tri Djoko bahwa pihaknya akan terjun melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui seluruh kepada puskesmas yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk pengulangan imunisasi MR yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus -September.

“Upaya tentuanya akan kita laksanakan agar seluruh anak sejak usia 9 bulan -15 tahun di Kabupaten Pesawaran ini terhindar dari penyakit campak dengan melakukan imunisasi MR disekolah dan di posyandu,”ucap Harun.

Senada juga di ucapkan oleh Sekertaris Dareah (Sekda) Pesawaran Kesuma Dewangsa bahwa dirinya juga mengharapkan seluruh leding sektor dari Dinas Kesehatan,Dinas Pendidikan dan pesantren agar bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahanyanya penyakit MR ini.

“Ya untuk menangani masalah imunisis MR Ini tentunya kita melibatkan semua leding sektor seperti dari Dinas Pendidikan agar semua anak sekolah dilakukan imunisasi campak ini begitu juga dengan pihak pesantren juga melakukan sosialisasi kepada santrinya di bawah usis 16 tahun dilakukan imunisasi MR agar bisa terhindar dari virus ini ,”pungkasnya (ydn).