. . .

Wabup Hadiri Pringatan Isra’ Mi’raj dan Resmikan Masjid     

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PRINGSEWU – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1439 H Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi beserta rombongan ikut menghadiri kegiatan yang dilaksanakan di halaman masjid Nurul Iman Mada Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, Rabu (11/4).

Wabup Fauzi dalam menyampaikan sambutan tertulis dari Bupati Pringsewu Sujadi mengatakan, bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu sangat menyambut baik atas digelarnya pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra’ wal Mi’raj ini, karena kegiatan pengajian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan syiar Islam di Bumi Jejama Secancanan menuju Pringsewu yang bersahaja.

“Selain kita dapat saling bersilaturahim satu sama lain, baik antara ulama dan umaro, antara ulama dan ummat, maupun antara umaro dan ummat serta seluruh elemen masyarakat, kehidupan rohani kita juga semakin dimantapkan dengan selalu memelihara hubungan dengan Sang IQtalik, Allah SWT,” ujarnya.

“Dengan menjaga hubungan antarsesama, utamanya dalam menjaga kerukunan dan kerjasama yang didasari semangat saling harga-menghargai dan hormat-menghormati, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak amalan lain, seperti membaca Al-Our’an dan mempelajari ilmu-ilmu agama, seperti halnya pengajian yang kita laksanakan pada hari ini,” tuturnya.

Setiap kali kita memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj, yang merupakan salah satu mukjizat terbesar yang pernah Allah berikan kepada utusan-Nya, dimana dalam peristiwa agung inilah, Allah SWT melalui Rasullullah Muhammad, memerintahkan umat muslim melaksanakan shalat lima waktu guna mencapai kesalehan spiritual individual kita kepada Sang Pencipta, serta sarana untuk mencegah perbuatan keji dan mungkar, sekaligus menjadi keseimbangan dalam tatanan masyarakat yang egaliter, beradab, dan penuh kedamaian.

“Melalui momentum peringatan Isra’ Mi’raj ini, saya mengajak kepada kita semua untuk merenung, melakukan mawas diri, atas segala sikap dan perilaku kita selama ini, sebagai koreksi untuk menuju pribadi yang lebih berkualitas, baik dalam hubungannya dengan Tuhan (Habluminallah ), maupun dengan sesama manusia (Habluminannas),” tegasnya.

Mawas diri merupakan cara paling bijak agar kita mampu merefleksikan diri guna mengambil hikmah atas segala kekurangan dan kekhilafan yang pernah kita rasakan dan alami. Dengan senantiasa mengambil hikmah dari suatu peristiwa, kita berharap dapat berbuat, berkarya, berbakti dan mengabdi secara kaffah serta lebih ikhlas, tulus lahir batin serta hanya mengharap ridho-Nya.

Dengan demikian kualitas ibadah kita akan terus meningkat menuju ke arah yang lebih baik.

Begitu pula dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, hormat menghormati dan saling menghargai harus selalu ditegakkan, bersikap jujur dan senantiasa menunaikan tugas dan kewajiban kita dengan penuh rasa tanggung jawab, agar kita dapat meraih hidup bahagia di dunia dan akherat kelak.

Dalam pringatan Isra’ Mi’raj ini diisi dengan siraman rohani oleh ustad Syaifudin, dalam siraman rohaninya pada intinya mengajak umat Islam khususnya warga Madaraya untuk memakmurkan Masjid dengan mendirikan Sholat berjamaah.

Setelah usai kegiatan H.Fauzi dan rombongan sekaligus meresmikan Msajid Nurul Iman yang baru saja selesai pembangunannya.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut H.Zuhairi Asisten I, Camat dan Uspika Kecamatan Pagelaran Utara, Kepala KUA Kecamatan Pagelaran Utara, Ashari Kepala Pekon Madaraya, Ketua Ta’mir Masjid Nurul Iman, Ketua PHBI Masjid Nurul Iman, Tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dan Seluruh jamaah pengajian. (rez/hkw)