Wabup Edward Kunjungi Warga Terkena Banjir dikampung Kerta Jaya

TRANSLAMPUNG.COM, NEGARA BATIN –

Usai memimpin Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) didua kecamatan yaitu kecamatan Pakuan Ratu dan kecamatan Negara Batin, Wakil Bupati waykanan Edward Antony didampingi Kepala Dinas PU, Camat serta unsur kantor, Dinas, Badan serta kepala kampung mengunjungi kampung yang terkena dampak banjir di kampung karta Jaya kecamatan Negara Batin Kabupaten waykanan, Rabu (28/2)

Pada kesempatan itu wakil bupati sangat mengapresiasi adanya tim kampung Siaga bencana (Ksb) yang di bentuk oleh BPBD waykanan sehingga Tim tersebut biasa langsung Siap Siaga jika Banjir Datang. Beliau juga sangat Bangga atas kinerja kepala kampung yang sudah bekerja keras untuk membenahi kampung karta Jaya dengan mengusung Tema Karta Jaya emas (elok, mandiri, agamis dan sejahtera) sehingga dapat mendukung pemerintah untuk menuju waykanan berdaya saing 2021.

Wakil Bupati juga menerangkan bahwa ini merupakan pertama kalinya dia datang kekampung yang berada di paling ujung di kecamatan itu.

“Alhamdulillah ini pertama kali nya saya kesini dan bisa melihat langsung keadaan masyarakat disini, sekarang ibu ibu dan bapak bapak juga sudah tau dengan saya,” ujar Edward Antony kepada masyarakat yang hadir di Aula kampung setempat.

Selain itu wakil bupati juga memberikan Bantuan berupa beras kepada masyarakat yang terkena dampak banjir untuk sedikit mengurangi beban masyarakat, dia juga mengatakan akan segera merealisasikan pembuatan Jembatan gantung sepanjang 120 meter yang menjadi keinginan masyarakat setempat.

Terpisah Kepala kampung karta Jaya Hendriansyah mengucapkan trimakasih atas berkenan nya wakil bupati beserta rombongan untuk melihat kondisi yang ada di Kampungnya, dia menjelaskan bahwa hampir setiap tahun kampungnya terkena banjir bahkan bisa lebih dari ini oleh karena itu dia berharap pemerintah bisa memprioritaskan kampung dalam hal pembangunan.

“ini lah kondisi kampung kami kalau terkena banjir, aktivitas warga sangat terganggu karena mayoritas warga saya adalah petani, bahkan 150 hektar sawah warga rusak parah mengalami puso, tapi saya yakin dibalik semua ini pasti ada hikmahnya kami akan terus berbenah untuk memajukan kampung ini,” Tutupnya. (migo)

News Reporter