Urin Kadisdukcapil Tanggamus Positif Mengandung Methamphetamine

0
279
views
TERANGKAN STATUS IR: Kasatnarkoba Polres Tanggamus Iptu. Anton Saputra saat menerangkan status Kepala Disdukcapil Tanggamus IR, terkait dugaan penyalahgunaan narkoba dan menegaskan bahwa IR diamankan di mapolres karena tes urinnya positif mengandung methamphetamine.

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Satuan Narkoba Polres Tanggamus menyatakan, hasil tes urin Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat IR (51), positif mengandung methamphetamine yang berasal dari sabu-sabu. Sampai kemarin (23/2) petang, IR diamankan di rutan Mapolres Tanggamus demi kepentingan penyelidikan.

Kapolres Tanggamus AKBP Ahmad Mamora, melalui Kasatnarkoba Iptu. Anton Saputra menerangkan, tes urin pada IR dilakukan Rabu (22/2) malam selepas sholat isya? dan sebelum IR diperiksa penyidik Satresnarkoba. Setelah tes urin yang hasilnya positif, penyidik menggeber pemeriksaan terhadap IR selama tiga jam.

“Jadi kami tegaskan, sejak Rabu malam, IR ini sudah ‘tidur’ di sel. Tidak ada perlakuan istimewa atau dispensasi, meskipun IR adalah kepala dinas. Semuanya sama di mata hukum. Jadi sama sekali nggak benarlah rumor yang menyatakan bahwa IR melenggang bebas. Itu kalau nggak percaya, silakan lihat di dalam sel,” ujar Anton seraya menepis isu IR tidak ditahan.

Dia mengungkapkan, sejauh ini IR membantah bahwa bong (alat isap sabu-sabu) yang ditemukan petugas di bawah meja kerjanya, bukanlah milik dia. IR juga membantah bahwa dia berpesta sabu-sabu sesaat sebelum penggrebekkan. Demikian juga dengan pirex dan plastik klip bening wadah sabu-sabu sisa pakai.

“Ya sah saja IR mau menerangkan apapun. Itu adalah haknya. Namun bukti dan fakta hasil tes urin yang menjadi dasar. Kalau penuturan IR, dia mengkonsumsi sabu-sabu dua hari sebelum penggrebekkan di rumahnya di Bandarlampung. Artinya hari Senin. Senin kan hari kerja awal pekan, masa iya IR nggak ngantor (di Tanggamus) saat hari kerja awal pekan,” sebut Anton, kemarin.

Saat ini, lanjutnya, Satnarkoba masih terus mendalami mengenai asal-usul sabu-sabu yang dikonsumsi IR. Anton menyebutkan, bahwa IR mengakui sabu-sabu dibeli dari temannya di Bandarlampung. Nama, alamat, dan identitas penyuplai sabu-sabu pada IR sudah dikantongi polisi.

“Kami sekarang sudah berkoordinasi dengan Polresta Bandarlampung dan Ditnarkoba Polda Lampung untuk menelusuri si penjual sabu-sabu pada IR,” tegas Anton.

Barang bukti dan hasil tes urin, lanjutnya, akan dikirimkan ke laboratorium Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat di Jakarta. Hasil uji laboratorium dari BNN inilah yang nantinya menentukan status Irsan dan meningkatkan proses hukumnya.

“Untuk kepentingan penyelidikan, kami memiliki wewenang 3 x 24 jam menahan IR. Surat perintah penahanan (sprinhan) memang belum terbit, terbitnya sprinhan setelah hasil uji laboratorium BNN keluar. Peran BNN dalam hal ini adalah sebagai keterangan ahli untuk menguatkan argumen penyidik. (Kamis) malam ini urin dan barang bukti berangkat ke BNN, mudah-mudahan hasilnya segera keluar,” harap Anton.

Sementara ini, polisi menyangkakan IR dengan Pasal 112 junto Pasal 127 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Untuk Pasal 112-nya, ancaman hukuman minimal 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun. Kalau Pasal 127-nya hukuman maksimal 4 tahun.

“Kalau IR mau mengajukan rehabilitasi ya itu hak dia juga. Tinggal ajukan ke BNNP untuk diassessment sebagai pertimbangan di pengadilan,” tandas Anton.

Reskrim masih Dalami Perihal Uang Rp10 Juta di Ruangan IR (judul kecil)

DIKONFIRMASI terpisah mengenai perkembangan hasil pemeriksaan terkait keberadaan uang Rp10 juta yang ditemukan dalam ruangan IR, Kasatreskrim Polres Tanggamus AKP Hendra Saputra menyatakan sedang didalami. Pendalaman keterangan soal uang berbentuk pecahan 50 ribuan itu, diambil dari versi IR serta dari versi Bd.

“IR menerangkan, uang itu ada di ruangannya, karena IR meminjamnya dari Bd. Sementara keterangan dari Bd, memang benar IR meminjam uang. Uang itu digunakan untuk mengamankan jabatan kepala salah satu dinas di pemkab yang memang sangat diincar IR. Jika rencana IR mulus, dia mengiming-imingi Bd akan memberikan proyek di satker baru tempat IR. Sementara itu keterangan dari Bd,” beber Hendra Saputra kemarin sore. (ayp)