Upaya Preemtif selama Pilkada, Satu Kompi Brimob Tiba di Tanggamus

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Akhirnya satu kompi personel Brigade Mobile dari Satuan Brimob Polda Lampung tiba di Kabupaten Tanggamus, Sabtu (17/2). Sebanyak 120 personel Brimob itu sengaja “dipinjam” Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi di last minutes akhir masa jabatannya, untuk mengamankan kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama selama tahun politik perebutan tahta BE 1 dan kursi BE 1 V.

Kedatangan para personel Brimob disambut hangat Kapolres Tanggamus Ajun Komisaris Besar Polisi Alfis Suhaili di Aula Islamic Center Kotaagung. Seratusan personel yang kini berada di bawah komando Komandan Satuan (Dansat) Komisaris Besar Donyar itu, akan menempati beberapa wilayah kecamatan yang belum memiliki polsek.

Sebelum memberikan arahan, kapolres mengucapkan terimakasih kepada anggota Brimob yang telah hadir di Tanggamus. Alfis menyebutkan, penempatan personel Brimob dilakukan selama pemilihan kepala daerah. Di mana tugas utamanya adalah bersifat pencegahan (preemtif).

“Melalui patroli, rekan sekalian akan melihat langsung keamanan di tengah masyarakat di wilayah Kabupaten Tanggamus,” ujar Alfis Suhaili mengawali arahannya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tanggamus meminta kepada Anggota Brimob agar lebih meningkatkan keadaan kondusif. Tetapi karena belum ada situasi yang bersifat urgent, jadi segala gerakan Brimob harus berkoordinasi dengan Kabag Ops Polres Tanggamus.

Alfis Suhaili juga menegaskan, keberadaan Brimob guna membantu Polres Tanggamus dalam upaya menghadirkan polisi di tengah-tengah masyarakat.

“Intinya ada upaya-upaya preemtif atau pencegahan dalam mendukung situasi yang kondusif. Khususnya selama pelaksanaan tahapan Pilkada Tanggamus maupun Pilgub Lampung di wilayah hukum Polres Tanggamus,” papar Alfis Suhaili dalam sesi doorstop kepada awak media.

Terkait penempatan personel, kapolres menjelaskan hal itu sesuai kebijakan Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Pol Drs. Suntana, M.Si. Karena nantinya Brimob, ditempatkan seterusnya di Tanggamus.

“Tetapi hal tersebut butuh persiapan-persiapan dan untuk sementara ini, (Brimob) digunakan demi pengamanan selama pelaksanaan Pilkada, Serentak 2018,” terangnya.

Setelah penempatan Brimob tahap pertama  ini, Alfis melanjutkan, ke depannya akan dilaksanakan evaluasi guna melaksanakan atensi Kapolda Lampung, terkait pendirian Markas Komando Brimob di Tanggamus.

“Nanti setelah itu akan dilaksanakan evaluasi penempatan (Brimob) di wilayah hukum Polres Tanggamus,” tandas Alfis Suhaili.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tanggamus telah menghibahkan tanah untuk calon lokasi Markas Komando Brimob Polda Lampung di wilayah Kecamatan Bandarnegeri Semuong (BNS).

Penyerahan lahan hibah secara simbolis dilakukan di sela-sela temu-pamit atas berakhirnya masa jabatan Hi. Samsul Hadi sebagai Bupati Tanggamus periode 2013-2018 pada 15 Februari 2018 di halaman rumah dinas bupati, Rabu (14/2) lalu.

Pemberian lahan hibah tersebut tertuang di dalam surat pernyataan Bupati Tanggamus Samsul Hadi yang telah ditandatangani tanggal 12 Februari 2018. Dalam surat pernyataannya, bupati bertindak atas nama Pemkab Tanggamus akan menghibahkan tanah milik pemerintah kabupaten setempat seluas 40.163 meter persegi kepada Kepolisian Daerah Lampung cq. Kepolisian Resor Tanggamus. Lahan tersebut berlokasi di Pekon Gunungdoh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong.

Dan tertuang pada surat pernyataan, surat tanah tersebut sedang dalam proses pembuatan sertifikat di Kantor Pertanahan Kabupaten Tanggamus. (ayp)

 

 

 

News Reporter