Umat Muslim Wajib Peringati Isra Miraj, Kisah Perjalanan Nabi ke Aras Tujuh

‎TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Isra miraj adalah suatu perjalan yang dilakukan baginda Nabi Muhammad SAW,  hingga ke aras tujuh. Dimana perjalan yang ditempuh dalam kurun waktu satu malam itu seluruh umat muslim khusunya wajib melaksanakan sholat lima waktu sehari semalam.‎

‎Peringatan Isra miraj tersebut ‎dilakukan bersamaan pada ‎hari lahir Nahdhatul Ulama (NU) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) di Tiyuh (Desa) Murni jaya, Kecamatan Tumijajar Kabupaten setempat pada (15/4/2018) sekira pukul 14:00 WIB.

‎Selain Ketua PW Muslimat NU Provinsi Lampung‎, tampak hadir pada peringatah hari sakral yang disucikan umat muslim tersebut ibu Wakil Bupati Tubaba Devi Fauzi, Anggota DPRD Tubaba, Ketua PC NU Tubaba Hi.Sugito A.S, ‎Penceramah Ustadsah Dia astuti, dan sejumlah 2.500 jamaah setempat.

Menurut Ketua PC NU Sugito dalam sambutannya. Sebagai umat muslim yang dimuliakan allah sepatutnya kita tidak pernah lupa atas daripada
Hari Isra Miraj, dimana ada dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam waktu satu malam.‎

“perjalanan itu merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam. Oleh sebab itu,  Mari Kita Bersama untuk membaca Sholawat Nabi dan menanamkan daripada sifat-sifat beliau dalam menjalankan kehidupan kita,” kata Sugito, saat dikutip translampung.com‎

Selanjutnya taklupa pula, Ustadzah Dia Astuti mengajak seluruh umat muslim tak terkecuali wajib memperingati Isra mikraj tersebut, yang mengisahkan tatanan untuk mensucikan diri dengan sholat lima waktu.

“Tentunya kita sebagai umat muslim juga pengikutnya harus senantiasa patuh dan taat apa yang di wahyukan Allah SWT melalui Nabi kita Muhammad SAW,” Imbuhnya. (Dirman)

‎ ‎

News Reporter