Tumpukan Sampah di Areal PKOR Way Halim

Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id/tnn

Tumpukan sampah yang berserakan di PKOR Way Halim.

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Tumpukan sampah di areal PKOR Way Halim menimbulkan bau tak sedap ketika berada atau melintasi didekat tumpukan sampah tersebut. Areal yang sehari-hari dipergunakan warga untuk berolahraga dan ruang publik serta tempat warga-warga untuk berdagang, sangat tidak nyaman. Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id (Group Trans Lampung), Minggu, (1/7), kondisi tumpukan sampah rumah tangga menimbulkan bau tak sedap, sehingga membuat warga yang melintas harus menutup mulut.

Anang, warga Perumnas Way Halim mengatakan, bahwa tumpukan sampah ini sudah lama tidak diangkut oleh petugas kebersihan. Dia menyatakan sejak dua hari setelah lebaran sampai saat ini belum terlihat ada petugas kebersihan.

“Sangat mengganggu sekali dengan tumpukan sampah ini, apalagi baunya. Sampah menumpuk sejak lembaran,” ujarnya.

Lanjut Anang, tumpukan sampah itu juga mengganggu para pedagang yang kebetulan berjualan disana.”Pedagang dekat situ mengeluh karena bau yang tidak sedap, bahkan banyak lalatnya, hingga membuat yang belanja disitu mengeluh,” paparnya.

Hal senada diungkapkan, Septi (27) warga lainnya mengaku, sampah yang ada disitu sangat mengganggu, ia mengatakan tumpukan sampah tersebut tidak diangkut sejak lembaran.

“Ya jelas mengganggu, apalagi kalau sore hari banyak warga yang berolaraga dan belanja. Jadi, saya berharap dapat diberseihkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mitra Bentala mengaku sangat prihatin ketika melihat tumpukan sampah dua minggu pasca lebaran terbengkalai.

“Tentunya Dinas Lingkugan Hidup Kota Bandarlampung yang bertanggungjawab tentang hal itu. Mestinya setiap hari dipastikan terangkut sehingga tidak terjadi penumpukan sampah,” ujar Direktur Eksekutif Mitra Bentala Lampung, Mashabi. (ndi/ang/tnn)

 

 

News Reporter