Tubaba Bersiap Untuk Swasembada Beras

0
397
views
Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad, bersama Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf Mahfud Supriad,i dan pejabat lainnya melakukan pemotongan padi pada panen raya musim tanam 2015-2016, pada lahan siap panen kurang lebih 230 hektare di Tiyuh Margodi Kecamatan Tumijajar, Kabupaten setempat.
Bupati menjelaskan di tahun 2015 Produksi padi kabupaten Tubaba mencapai 107,886 Ton dan pada tahun 2016 meningkat menjadi 27,700 Ton dari produksi tahun sebelumnya. untuk itu bupati meminta kepada para unsur petani, Penyuluh Pertanian dan aparat pendamping untuk mempertahaankn dan mendorong produksi padi pada tahun berikutnya dapat ditingkatkan lagi untuk mendukung pencapaian sasaran produksi padi provinsi Lampung sebesar 1 juta Ton Gabah Kering Giling (GKG).
” Kami ucapakan penghargaan setinggi tingginya kepada para pelopor pertanian Tubaba yang sudah teruji mampu meningkatkan produksi panennya tahun ini, semoga ditahun depan dapat kita tingkatkan lagi ” kata Umar, usai memberikan bantuan dan penghargaan kepada tokoh dan pelaku pertanian berprestasi pada (23/4) Kemarin.
Menurut Bupati,selain itu panen raya ini digelar agar hasil panen petani bisa diserap secara maksimal oleh Bulog dan tidak merugikan petani. Pasalnya, harga gabah ditingkat petani beberapa hari terakhir mengalami penurunan akibat produksi gabah yang meningkat.
“Kami minta Bulog untuk membeli semua gabah hasil panen petani dengan harga minimal Rp 3700, jika gabah kering giling harganya mencapai Rp 4600. Tahun ini Pemkab Tubaba siap membantu mengarahkan petani menjual ke Bulog ,” ujarnya
hal senada disampaikan kepala Badan Pertanian dan Holtikultura Provinsi Lampung Ir. Lana Rekyanti, menghimbau kepada para petani untuk menjual gabah mereka ke pemerintah melalui Bulog, selain harganya yang sudah pasti sesuai ketentuan, dengan menjual GKG mereka secara tidak langsung petani telah membantu pemerintah untuk mempersiapkan ketahanan pangan.
 “Kami berharap petani bisa menjual gabah ke Bulog, untuk memenuhi stok Pemerintah, berapa pun jumlahnya hari ini akan dibeli bulog, mereka sudah siapkan uangnya, angkutannya dan pengawalan dari tim sergap,” Ujar Lana dihadapan ratusan petani yang hadir pada acara panen raya tersebut.
sementara itu, saat di jumpai Trans Lampung, kepada Bagian Pelayanan Buplik Bulog divisi Lampung Heriswan, menyatakan siap menampung gabah petani berapapun jumlahnya dengan harga patokan pemerintah (HPP) yakni Rp3.700/Kg gabah kering panen (GKP) dan Rp4.600/Kg gabah kering giling (GKG) dan beras Rp7.300/Kg.
“Asalkan butir hampanya 10 % dan kadar air minimal 25 % maka harga tersebut bisa tercapai, dan itu sudah didalam karung lho ya. sebab, Penetapan harga gabah itu berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 tahun 2015 mengenai harga dan pengadaan gabah/beras. Kami berharap petani bisa menjual gabah ke Satgas itu untuk memenuhi stok raskin,” ujar dia.
Sementra itu Komandan Dandim 0412 Lampung Utara Letkol Inf Mahfud Supriadi menginstruksikan petugas Babinsa di lapangan dapat melakukan pendekatan dengan petani agar mereka mau menjual gabah ke Bulog. ” Kami siap bantu untuk mencapai target tersebut dengan pengawalan ketat dilapangan,” Tegasnya (dirman)

LEAVE A REPLY