. . .

Kalangan Internal BNI agar Belajar dari Buku Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran

image_print

Oleh : Achmad Baiquni

Syukur alhamdulillah, buku berjudul Dahsyatnya Silaturahim, Bersih Hati Bersih Pikiran telah terbit dan di-launching pada 10 November 2018. Rupanya, momentumnya sengaja dipilih bertepatan dengan Hari Pahlawan. Tanggal yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, khususnya bagi arek-arek Surabaya, Jawa Timur (Jatim).

Heroisme perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 1945 silam diharapkan selalu menyalakan api semangat para mantan karyawan Jawa Pos Group. Mereka bergabung dalam Perkumpulan Konco Lawas Jawa Pos (Cowas JP). Dan, kita tahu Jawa Pos adalah koran daerah terbesar di Indonesia. Di masa aktif (1982–2000) Cowaser –sebutan anggota Cowas JP– itulah, Jawa Pos berkembang pesat dan beranak-pinak. Memiliki anak perusahaan koran di berbagai penjuru tanah air. Saya ikut bangga.

Kini, kebanyakan dari mereka telah berusia lebih dari 50 tahun. Sebagian lagi lebih dari 60 tahun. Bahkan, ada yang telah berusia lebih dari 70 tahun.

Salah seorang dari anggota Cowas JP adalah sahabat saya. Yaitu, Dr. Aqua Dwipayana yang dikenal sebagai pakar komunikasi dan motivator nasional. Pak Aqua setiap hari berbagi tulisan ke ribuan anggota komunitas Komunikasi Jari Tangan. Isinya tentang kegiatan beliau dan pandangan-pandangan positifnya mengenai berbagai hal, termasuk aktivitas Cowas JP. Berkat tulisan-tulisan yang di-share via WhatsApp (WA) itulah saya mengetahui bahwa para Cowaser tetap rukun dan kompak. Masih banyak pula di antara pensiunan Jawa Pos Group itu yang tetap produkif.

Beruntunglah Jawa Pos Group punya alumni seperti Pak Aqua. Dia bukan hanya selalu ingat ”almamaternya”, melainkan juga masih peduli dengan sesama Cowaser, baik yang dikenalnya maupun yang tidak beliau kenal atau belum pernah sama sekali bertemu. Saya mengapresiasi kepedulian Pak Aqua itu yang mampu menjadi perekat sekaligus penyemangat para mantan pegawai yang umumnya sudah banyak dilupakan. Karena itu, saya menyambut baik dan mendukung prakarsa Pak Aqua yang terus gigih mendorong Cowaser untuk tetap produktif berkarya tanpa melupakan jalinan silaturahim dengan sesama. Saya pun secara spontan dan tanpa ragu menyatakan bersedia manakala Pak Aqua meminta dukungan kami bagi penerbitan buku Dahsyatnya Silaturahim, Bersih Hati Bersih Pikiran karya para Cowaser itu.

Semangat Pak Aqua memotivasi banyak orang untuk terus berkarya, berkreasi, dan tetap menjalin silaturahim ini patut diteladani oleh kalangan pelaku usaha, khususnya di bidang jasa, termasuk jasa keuangan seperti perbankan. Kalau saya simpulkan, intisarinya ialah jiwa melayani dan menjaga/memperluas jaringan atau networking melalui jejaring silaturahim. Networking yang dijalin dan dirawat sepenuh hati itulah yang mampu menembus relung hati siapa pun sehingga termotivasi, tergerak untuk melakukan sesuatu. Itulah the power of silaturahim, the power of networking.

Buku ini layak dibaca dan menjadi media pembelajaran bagi siapa saja yang ingin menaklukkan hati banyak orang. Saya berharap kalangan internal BNI mau belajar dari kisah-kisah yang tersaji dalam buku Dahsyatnya Silaturahim, Bersih Hati Bersih Pikiran ini.

Selamat atas terbitnya buku ini. Teruslah berkarya bagi masyarakat, bangsa, dan negara tercinta ini. (*)

 

*Penulis adalah Dirut BNI. Tulisan di atas merupakan Kata Pengantar di buku best seller Dahsyatnya Silaturahim Bersih Hati Bersih Pikiran.