Tragis, Dwiki Dibunuh Karena Sakit Hati dan Cemburu

0
1084
views

Satu-persatu tersangka pembunuh Dwiki Dwi Sofyan (16) diamankan. Jumat (11/3) pagi, K, yang sempat buron akhirnya menyerahkan diri ke Mapolda Lampung. Ia diantar keluarganya.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol. Hari Nugroho menerangkan, K selama ini bersembunyi di sekitar rumahnya. Ia setiap malam tidur di belakang ruko (rumah toko) di Jl. ZA Pagar Alam. “Jadi, dia tidak kabur. Dia hanya merasa ketakutan,” jelas Hari, Jumat.

Dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung itu, polisi juga menghadirkan lima tersangka. Masing-masing berinisial MT, FR, OR, IAP, dan YD. “Motif pembunuhan karena sakit hati,” terang Hari.

Pembunuhan sadis itu diawali dengan curhat teman dekat korban, EL, kepada K. Diduga cemburu, K pun muncul niat untuk menghabisi Dwiki. Ia lalu mengajak para tersangka lain guna melancarkan aksinya.

Dihadapan wartawan, K, mengaku sangat menyesal. “Saya minta maaf kepada semuanya, kepada Allah minta ampun. Kepada keluarga korban saya juga minta maaf,” lirihnya, seperti dilansir radarlampung.co.id.

Seperti diketahui, Dwiki yang merupakan pelajar kelas IX jurusan survei dan pemetaan SMK 2 Bandarlampung dihabisi lalu mayatnya dibuang ke semak-semak Jl. Raden Imba Kesuma, Sumurputri, Telukbetung Selatan (TbS).

Hasil visum et repertum tim medis RSUD Abdul Moeloek (RSUDAM) menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 108 luka tikam senjata tajam (sajam) di tubuh pelajar malang itu. (tnn)