. . .

TP4D Kawal Pelaksanaan Pamsimas 21 Pekon

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Tanggamus mendampingi pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) tahun 2018. Permohonan pendampinginan tersebut sudah diajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sejak 11 Juli lalu.

Ketua TP4D sekaligus Kasi Intel Kejari Tanggamus, Amrullah, membenarkan adanya permohonan pendampingan pada Program Pamsimas. Surat berkop Dinas PUPR tersebut ditandatangani Kepala Satker Pamsimas III Irvan Wahyudi.

“Setelah mengajukan usulan pendampingan, maka kami undang Dinas PUPR untuk ekspose, dan berdasarkan hasil kajian dan telaahan kami, maka disepakati pendampingan tersebut. Dan ini merupakan yang pertama Pamsimas mendapatkan pendampingan TP4D,” ujar Amrullah.

Program Pansimas ini, kata dia, dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) sehingga pengurusnya di luar struktur pekon.

“KKM ini teknis kerjanya sama seperti PNPM Mandiri Pedesaan,” tuturnya.

Untuk tahun ini, Amrullah menjelaskan, program Pamsimas menyasar 21 pekon yang tersebar di beberapa pekon. Rinciannya empat pekon di Kecamatan Semaka, tiga pekon di Kecamatan Limau, dua pekon masing-masing di Kecamatan Kotaagung, Wonosobo, dan Airnaningan. Kemudian kecamatan yang hanya mendapat jatah satu pekon adalah Pulaupanggung, Pugung, Gunungalip,  Kotaagung Barat, Kotaagung Timur, Bandar Negeri Semuong, Sumberejo, dan Gisting.

“Tiap KKM di pekon yang mengelola Pamsimas diberi dana Rp350 juta. Uang itu berasal dari Kementerian PUPR Rp250 juta serta dana sharing APBD kabupaten dan Dana Desa (DD),” terang Amrullah.

Selain sebagai pemantau pekerjaan dan memberikan saran, dia melanjutkan, TP4D juga siap mem-back up apabila muncul gangguan oknum-oknum yang ingin mencari-cari kesalahan sebuah proyek pembangunan.

“Kami siap di depan jika ada persoalan hukum ataupun gangguan. Hal ini dilakukan agar semata-mata program Pamsimas dapat berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak),” tegas Amrullah.

Pamsimas 2015 untuk 20 Pekon, Tahun Ini 21 Pekon

SEMENTARA itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus Riswanda Djunaidi, melalui Kabid Cipta Karya Ari Yudha mengatakan, program Pamsimas dari Kementerian PUPR itu untuk membantu masyarakat dalam memenuhi air bersih. Seperti keperluan air minum, memasak, hingga mencuci. Program itu sudah berjalan sejak tahun 2015. Pada tahun 2017 lalu, sudah ada 20 pekon yang mendapatkan bantuan. Untuk tahun ini ada 21 pekon.

“Meski program tersebut dari pusat, namun pemerintah dan masyarakat pekon dilibatkan, baik dalam pelaksanaan maupun dana sharing-nya. Ini bertujuan agar pekon dapat maksimal dalam perawatannya dan tanggung jawab terhadap Pamsimas yang telah ada,” kata Yudha.

Pekon penerima Pamsimas, dia menyebutjan, ditetapkan oleh Kementerian PUPR dengan sebelumnya mengajukan proposal ke Dinas PUPR kabupaten.

“Seluruh pekon di Tanggamus mayoritas memang perlu sarana air bersih. Namun karena kuota terbatas dan kebutuhan pekon belum diketahui pasti, maka program Pamsimas dilakukan bergiliran,” tandas Yudha. (ayp/hkw)