Tolak Keras Semua Paham Radikalisme dan Terorisme!

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Masih seputar konferensi pers terkait polemik kematian terduga teroris asal Tanggamus Muhammad Jefri, Aliansi Masyarakat Kotaagung menolak keras paham dan/atau aliran radikalisme dan terorisme.

Ketua Aliansi Masyarakat Kotaagung Tolak Radikalisme dan Terorisme, Ustadz Suryo Mulyono mengatakan, setiap paham radikalisme dan terorisme, telah mengganggu rasa aman. Mengganggu masyarakat Indonesia pada umumnya, maupun masyarakat Kotaagung, Kabupaten Tanggamus khususnya.

“Kelompok berpaham radikal ini juga jelas-jelas tidak mengakui kedaulatan NKRI dan Pancasila. Untuk itu kami juga mendukung dan percaya sepenuhnya terhadap profesionalisme dan kerja keras Polri melalui Densus 88 Antiteror selama ini dalam mencegah dan memberantas setiap kelompok radikal dan jaringannya yang hendak melakukan ancaman dan serangan teror terhadap masyarakat,” ungkap Suryo Mulyono.

Dia juga mememinta agar pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan peristiwa kematian  Muhammad Jefri untuk tujuan-tujuan tertentu, agar berhenti. Sebab pihak keluarga sudah menerima kematian Almarhum Muhammad Jepri lantaran sakit jantung dan keluarga juga percaya bahwa almarhum terlibat dalam jaringan terorisme.

“Kami tidak ingin disibukkan dan dipusingkan oleh hal-hal lain seperti upaya politisasi ataupun tujuan-tujuan lain dari kelompok tertentu atas kematian M. Jefri, yang sama sekali tidak ada manfaat dan faedahnya bagi masyarakat umum maupun keluarga almarhum sendiri di Kotaagung. Jadi kami tegaskan, jangan polemikkan lagi kematian M. Jefri yang merupakan salah satu terduga kasus terorisme ini,” tandas Suryo. (ayp) 

News Reporter