Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Tindaklanjuti Rakornas Kemensos RI, Tim Gabungan Pemkab Tanggamus akan Verivali BDT -
Tindaklanjuti Rakornas Kemensos RI, Tim Gabungan Pemkab Tanggamus akan Verivali BDT

RAKORNAS KEMENSOS RI: Kepala BAPPEDA Tanggamus Hi. Hendra Wijaya Mega (kedua dari kiri) mewakili Kabupaten Tanggamus pada Rakornas Kemensos RI 2018 di Jakarta. (Foto: IST)

 

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Menteri Sosial Republik Indonesia Idrus Marham, membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Terpadu Tahun 2018, Senin (12/2). Pemerintah Kabupaten Tanggamus pun turut ambil bagian pada rapat level nasional itu. Dalam hal ini diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanggamus, Hi. Hendra Wijaya Mega.

Dalam pesan singkat via aplikasi Messenger pada translampung.com, Kepala BAPPEDA Tanggamus mengatakan, Rapat Koordinasi Nasional Data Terpadu Tahun 2018 di Jakarta, merupakan gagasan Kementerian Sosial RI.

“Hari Minggu (11/2) merupakan hari pertama rakornas. Kegiatannya berupa Koordinasi Teknis, dihadiri langsung Sekjen Kemensos, Harry Z. Soeratin dan Kepala Pusdatin Kemensos, Zaid Mirza Pahlevi,” ujar Hendra Wijaya Mega.

Kepala BAPPEDA Tanggamus itu sedikit memberikan bocoran hasil rakornas hari pertama, bahwa Kemensos RI tidak akan merubah data bagi penerima manfaat dari Basis Data Terpadu (BDT). Sebab, kata Hendra, perubahan data akan diserahkan langsung kepada daerah, agar dilakukan verifikasi dan validasi (verivali). Dalam hal ini, artinya juga melibatkan mitra dari Dinas Sosial kabupaten/kota yang telah terbentuk.

Data Terpadu, Hendra Wijaya melanjutkan, dijadikan dasar semua bantuan bagi rumah tangga penerima manfaat. Termasuk Penyaluran Rastra. Pemerintah Kabupaten Tanggamus akan melakukan Verivali BDT, dengan sebuah tim sebagai ujung tombak di lapangan.

”Tim itu terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Petugas Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT), dan Pendamping Program Keluarga Harapan. Diharapkan agar Dinas Sosial dapat meng-update data untuk disampaikan ke Kementerian Sosial. Sementara itu dulu hasil rakornas-nya ya,” terang Hendra.

Dia menambahkan, rapat skala nasional tersebut dihadiri perwakilan dari 16 provinsi dan kabupaten/kota untuk wilayah Barat. Rakornas yang berlangsung selama tiga hari itu dipusatkan di Mercure Convention Center Ancol. (rls/ayp)

News Reporter