Tiga Mahasiswa UBL Siap Ikuti Kejurnas Lomba Debat

0
643
views

TRANSLAMPUNG.COM, Bandarlampung-Belum puas dengan prestasi yang diraih pada lomba debat tingkat Nasional Tiga sekawan Mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) mempersiapkan diri kembali ikuti kejuaraan Nasional pada Maret mendatang di Universitas Andalas Padang Sumatra Utara.

Ketiganya yaitu Ulfatun Hasanah, Robinson, Wemti Andreas Lukito Hutajulu berhasil membawa tropi juara kedua yang didapat dari Lomba debat Pekan Ilmiah Nasional (PIN) Universitas Sumatra Utara (USU) pada Desember 2016 lalu.

Keberhasilan Robinson dan kawan-kawan mengharumkan nama Lampung dan Nama Universita dibuktikan dengan menjadi juara, yang diikuti 114 Universitas Se-Indonesia dan menjadikan satu-satunya Universitas swasta yang mengikuti ajang tersebut.

“Kita Persiapan materi dan coba merumuskan, berlatih dengan beberapa referensi dari berbagai sumber, dan perbaiki minus saat lomba debat yang lalu untuk mempersiapkan Lomba debat tingkat nasional pada 1 Maret mendatang dengan tim yang sama,” kata Robinson.

Bagi mereka persiapan yang matang harus dilakukan terlebih lagi menurutnya lawan terberat nya merupakan Insitut Pertanian Bogor (IPB).

“Jujur lawan terberat kami disana adalah IPB, kita harus persiapkan dengan matang siapa tahu kembali dipertemukan nanti,” kutipnya.

Tiga Mahasiswa jurusan Ilmu Hukum Tatanegara ini mengaku masih optimis meskipun di waktu yang lalu mendapatkan hal yang tidak mengenakan dari para juri tentang penentuan pemenang.

“Meskipun kita mendengar banyak hal yang tidak enak didengar, tapi kita ga boleh terpuruk dengan itu jadi kita harus bangkit lagi,” tambahnya.

Tak hanya itu selain mereka dua teman nya dari kelompok debat juga akan mewakili kampus di lomba tingkat regional Sumatra.

“Selain kami nanti tim kedua yang terdiri dari dua orang teman kami, akan pergi ke Riau untuk berlomba dalam ajang lomba debat tingkat regional Sumatra pada 22 Maret mendatang,” tambah Andreas.

Di tahun 2017 mereka mempunyai beberapa resolusi seperti keinginan dari pihak kampus untuk meresmikan organisasi mempunyai wadah di dalam Universitas.

“Kami berharap kelompok kami bisa menjadi organisasi yang resmi dan diakui, sehingga kita punya wadah tersendiri dan melibatkan seluruh mahasiswa tidak hanya mahasiswa Hukum karena di materi debat juga kita kebanyakan berkaitan dengan Umum,” tutupnya.(r4)