Tidak Lapor Denda Rp1 M dan Pidana 1 Tahun

SANKSI PAJAK

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan dan Penyampaian Laporan yang berisi informasi keuangan secara otomatis, Ditjen Pajak menggelar sosialisasi kepada regulator sektor keuangan.

Sesuai dengan peraturan tersebut, seluruh lembaga keuangan wajib mendaftar sebagai Lembaga Keuangan Pelapor atau Lembaga Keuangan Nonpelapor sesuai kriteria tertentu, paling lambat akhir bulan Februari.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, bila ada lembaga keuangan yang tidak melapor akan dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar serta sanksi pidana selama satu tahun.

“Sanksi itu berlaku pada akhir April 2018 atau pada saat lembaga keuangan wajib melaporkan data rekening yang jumlahnya di atas Rp 1 miliar,” ujarnya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (14/2).

Sanksi itu sudah tertuang dalam UU Nomor 9 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70/PMK.03/2017 beserta perubahannya dan Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-04/PJ/2018 tentang Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan dan Penyampaian Laporan yang Berisi Informasi Keuangan Secara Otomatis.

Hestu menyebutkan, pihaknya akan memberikan waktu hingga akhir Februari 2018 kepada seluruh lembaga keuangan baik bank, asuransi, manajer investasi, hingga koperasi untuk mendaftarkan identitasnya.

Nantinya, lembaga yang memiliki nasabah dengan jumlah saldo rekening di atas Rp 1 miliar maka diwajibkan untuk melapor dan akan tercatat sebagai Lembaga Keuangan Pelapor. Sebaliknya, jika lembaga keuangan tersebut memiliki nasabah yang jumlah rekeningnya di bawah Rp 1 miliar, maka tidak wajib melaporkan dan menjadi Lembaga Keuangan Nonpelapor.

“Kita mengimbau mari kita laksanakan saja, ini sudah menjadi kesepakatan dunia, di mana ada 102 negara yang berkomitmen, kalau ada yang tidak mendaftar itu memiliki risiko,” pungkasnya. (hap/jpg/hkw)

News Reporter