Tidak Kooperatif Dua Tersangka Pemalsuan Dokumen Pertambangan di Lamtim Bakal Ditahan

0
456
views

BANDAR LAMPUNG — Kasubdit I Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Eko Supriadi membenarkan pihaknya akan melakukan penahanan terhadap dua tersangka pemalsuan dokumen pertambangan di Lampung Timur. Meski ancaman hukuman di bawah 5 tahun, secara limitatif, keduanya dapat dilakukan penahanan. “Ancamannya memang tidak lima tahun, tapi melihat kasusnya penyidik dapat melakukan penahanan, sesuai Pasal 21 Ayat (4) huruf b, secara khusus dapat dilakukan penahanan,” katanya.

Terlebih lagi, lanjut Eko, sejauh ini keduanya tidak kooperatif sehingga penahanan akan dilakukan karena dikhawatirkan akan lari dan membuat susah penyidik, serta menghilangkan barang bukti.

“Siapa yang dipanggil tidak datang akan dibawa jemput paksa. Sejauh ini dua dua nya sangat tidak kooperatif, dipanggil saja tidak datang, seharusnya kan mematuhi undang-undang,” kata Eko.

Seperti diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pemalsuan surat izin pertambangan yang dikeluarkan Pemkab Lampung Timur untuk PT Jaya Pasifik Propertindo (JPP). Keduanya, yakni mantan Bupati Lampung Timur berinisal EA dan Kabag Perizinan Lampung Timur berinisial RC. Eko menjelaskan keduanya bakal dijerat Pasal 378 junto 55 KUHP tentang penipuan dan diancam hukuman 4 tahun penjara.

Eko menjelaskan peningkatan status keduanya sebagai tersangka berdasar pada hasil gelar perkara yang dilakukan beberapa waktu lalu. Rencananya pekan depan keduanya dipanggil untuk dimintai keterangan. “Hasil gelar sudah ditetapkan, peningkatan status dari lidik ke sidik, pekan depan dipanggil,” kata Eko, seperti dilansir Lampost.co.

Eko menegaskan dalam kasus ini penyidik berkomitmen untuk menuntaskannya. Terlebih lagi kasus ini berimbas kepada 1.400 karyawan PT JPP yang di-PHK akibat surat izin palsu tersebut. “Proses penyidikan masih berjalan. Yang pasti ditangani sesuai prosedur yang berlaku dan diproses sampai berakhir di peradilan siapa pun orangnya,” tegas Eko. (dbs)

LEAVE A REPLY