. . .

Tidak Akreditasi MoU RSUD Tubaba Dan BPJS Diputus, Direktur: Terkendala Anggaran.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)-Terkendala Akreditasi, memorandum of understanding (MoU) antara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun 2019 diputus.

Hal tersebut diakibatkan tidak terpenuhi empat persyaratan untuk akreditasi RSUD setempat berdasarkan ketentuan pihak Kementerian juga Anggaran.

Dikatakan Direktur RSUD Tubaba Pramono. seyogyanya, pelayanan pasien BPJS di Rumah Sakit tersebut tetap dilakukan, meski pihak BPJS telah memutuskan kerjasamanya atau MoU dengan RSUD.

“Ada beberapa struktur harus dilengkapi untuk persyaratan Akreditasi yang belum dimiliki oleh RSUD, diantaranya. Laundry, Gizi, CSSP, dan kamar Jenazah.” Kata Pramono terhadap translampung.com Via telepon pada (12/7/2019) sekitar pukul 14.40 Wib.

Lanjut dia, sebenarnya pihak RSUD sudah mengajukan di tahun 2018 lalu untuk akreditasi, namun itu terkendala dengan biaya. Sebab saat ini sedang fokus untuk pembangunan di Gedung A RSUD yang belum selesai.

“Langkah selanjutnya kita sudah anggarkan untuk pembangunan ruang simpan jenazah, Laundry, Gizi dan CSSP,  dan insyaallah akhir 2019 ini kebutuhan syarat akreditasi tercukupi. Kemudian di awal tahun 2020 nanti kita akan maju untuk ikut bimbingan akreditasi.” Imbuhnya. (Dirman)

 

error: Content is protected !!