Tidak Ada Negosiasi Ulang

0
518
views
TERBENGKALAI: Pembangunan Pasar Smep terbengkalai hingga ditumbuhi ganggang

Pemkot Putus Kontrak PT. PAM
TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPING- Pemerintah kota (pemkot) Bandar Lampung memastikan tidak akan menegosiasikan ulang kontrak pembangunan pasar Smep dengan pengembang PT. Prabu Artha Makmur.

Asisten Bidang ekonomi dan pembangunan, Pola Pardede mengatakan surat pemutusan kontrak dengan pengembang yang dipimpin Ferry Sulistio alias Alay akan diproses secepatnya. “iyalah gak ada lagi (perpanjang). Kita rencanakan begitu, supaya bisa selesai. Pengembang itu mungkin secara teknis tidak mampu lagi melanjutkan,” kata Pola dilingkungan pemkot setempat Rabu (12/7).

Pemkot beralasan baru akan mengganti pengembang tahun ini dikarenakan menunggu kontrak kerjanya habis. “ya tunggu kontrak habis dulu dong, bulan maret kemarin. kami sudah kasi kesempatan, begitu dia nyerah ya baru (putus kontrak). Karenakan dia pegang surat perjanjiannya juga,” imbuhnya.

Sejak tahun lalu menurut Pola, pihaknya telah menegor pengembang melalui surat yang ditandatangani Sekretaris Kota Bandar Lampung, Badri Tamam. “sudah ada tiga sampai empat kali surat teguran sebelum habis kontrak kemarin. Ya memang kerjanya begitu, buat pondasi 24 titik cor itu, ternyata selesai baru 16 tapi gak diselesaikan juga. Sudah kita kasih peluang kesempatan tapi gak dikerjakan juga.Jadi pemkot sepakat putus ajah, dan gak mungkin lagi perpanjang,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan setelah surat resmi turun nanti, pihaknya akan memanggil pengembang dan pedagang untuk menyelesaikan administrasi yang lama terbengkalai. “kita selesaikan administrasi pengembang itu setelah diputus. Untuk mekanisme pengembalian uang belum dibahas. Yang jelas kita panggil dulu. Nanti juga akan kita proses ulang tender ke investor baru, sambil mendengarkan juga keluhan dari para pedagang,” pungkasnya.(jef)