. . .

Tertidur Saat Menunggu Jemputan, Fitri Nyaris Jadikorban Pencabulan.

image_print

TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN.
Tertidur saat menunggu jemputan ojek, Fitri (20) warga Tiyuh (Desa) Murni jaya Rt003-Rw003 Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) nyaris menjadi korban pencabulan oleh terduga pelaku Firdaus alias Defi (35) warga Tiyuh setempat Rt002-Rw002. Beruntung korban selamat dari napsu bejat pelaku.

Bedasar ‎Laporan Polisi LP/B-42/IV/2018/POLDA LAMPUNG/RES TUBA/SEK Tumijajar, Tgl 27 April 2018 tentang, barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul sebagaimana dimaksud dalam pasal 289 KUH pidana.

‎Menurut Kapolsek setempat Iptu Aladin efendi mengatakan. Pada kamis  26 april 2018 sekira pukul 07:00 Wib telah terjadi tindak pidana yang diduga perbuatan cabul terjadi dirumah pelapor, saat itu korban sedang tertidur diruang keluarga rumahnya karena menunggu jemputan ojek dari terlapor (pelaku) Defi dalam keadaan pintu rumah pelapor tidak terkunci.

” kemudian sekira Pukul  08:00 Wib korban terkejut karena pelaku Defi sudah berada diatas tubuh korban dan saat itu pelaku membekap mulut korban menggunakan tangan kanan, sedangkan tangan sebelah kiri pelaku menarik pakaian korban hingga terbuka dan tali bra (bh)  sebelah kanan korban putus.‎ Selanjutnya pelaku leluasa menggerayangi tubuh korban berikut mengelus bagian kemaluan korban menggunakan tangan sebalah kiri.” Kata Kapolsek dalam presrilisnya saat dikutip Translampung.com pada (28/8/2018) pukul 11:30 Wib.

Lanjut dia, setelah tersadar korban seketika itu langsung berontak meminta pertolongan tetangga, saat itu kebetulan tetangga korban febry susilo (saksi) langsung mendatangai kediaman korban dan pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda revo warna merah.

” kita telah melakukan Cek TKP, ‎catat saksi – saksi‎, terima Laporan Polisi, amankan Barang bukti,  Mengantarkan korban untuk VER di puskesmas dayamurni dan Buat Sket TKP. setelah melakukan penyelidikan pada  27 Agustus 2018 sekira pukul 22:00 wib,  unit reskrim polsek Tumijajar dan tekab 308 Res Tuba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada dirumahnya saat ini pelaku berhasil ditangkap dan diamankan dirumahnya setelah dilakukan introgasi pelaku mengakui perbuatannya terhadap korban.” Katanya.

Selain mengamankan terduga pelaku, jajaran anggota polsek Tumijajar berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa, Satu unit sepeda motor honda revo warna merah hitam Be 7660 Q milik pelaku, 1 helai celana panjang jins werpak warna biru muda, 1  helai celana dalam warna hitam, 1 helai baju kaos rajut warna hitam, 1 helai dalaman kemben (tangtop) warna hitam dan 1  helai bra (bh)  warna cream tali sebelah kanan putus milik korban. (Dirman)