Warning: mysqli_real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50559 Library:100131 in /var/www/vhosts/translampung.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 1531 Terkena Penyakit Langka dan Putus Sekolah, Gion Dapat Perhatian khusus dari Pemkab Waykanan -
Terkena Penyakit Langka dan Putus Sekolah, Gion Dapat Perhatian khusus dari Pemkab Waykanan

TRANS LAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU –

Gion yang masih berusia 12 tahun warga kampung Bumi baru kecamatan Blambangan umpu mengalami lemas di bagian kaki hanya bisa duduk dikursi Roda sehingga membuatnya tak bisa berjalan dan terpaksa harus putus sekolah sejak kelas dua SD hingga sekarang, Pihak terkait seperti kepala dinas kesehatan dr.Farida Aryani dan Komisi 4 DPRD waykanan yang membidangi kesehatan dan sosial Hendra S.sos. Langsung mendatangi kediaman Gion guna memberikan perhatian khusus terhadap pasien.

Menurut keterangan Sarwono (47) ayah Gion, sejak Gion kelas dua SD orang tua nya memutuskan untuk memberhentikan sekolahnya karena Gion di vonis terkena penyakit (DMD) oleh dokter yang menangani Gion saat berobat di Rumah sakit di Jakarta beberapa tahun yang lalu dan sangat sulit untuk di obati, penyakit Duchenne Muscular Dystrophy (DMD) merupakan kelainan genetik atau diturunkan dan merupakan salah satu bentuk dari distrofi muskular (pelemahan otot) yang berlangsung secara progresif akibat dari degenerasi otot yang pada umumnya terkena pada anak laki-laki berusia dini.

Saat di konfirmasi oleh translampung.Com, selasa malam (6/2) kepala Dinas kesehatan Kabupaten waykanan Dr. Farida Aryani mengatakan jika benar Gion terkena kasus penyakit tersebut Insidensinya penyakit itu relatif jarang, hanya bisa terjadi satu dari 3500 kelahiran bayi laki-laki. Penyakit tersebut diturunkan melalui X-linked resesif, dan hanya mengenai pria, sedangkan perempuan hanya sebagai karier.

“Maka pengobatannya sampai saat ini belum ditemukan adanya obat yang diketahui dapat menyembuhkan berbagai penyakit MD. Tujuan dari perawatan adalah hanya untuk mengontrol gejala,” ujar Farida.

Dinas Kesehatan lanjut Farida, yang juga sekaligus bagian dari pemerintahan Kabupaten way Kanan akan membantu dalam pelaksanaaan kesehatan pasien dan membantu pasien dalam pembuatan kartu BPJS, serta menyarankan pasien agar dikonsultasikan kembali ke dokter spesialis anak dan syaraf yang ada di RS Zainal Abidin Pagar Alam. “jika tidak bisa ditatalaksanakan di way kanan dan harus dirujuk kita akan bantu dalam pelaksanaan rujukannya,” imbuhnya. (migo)

News Reporter