. . .

Terkait CPNS Buton, Pemda Buton Berharap Ada Kebijakan Lanjutan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BAUBAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton akan bersurat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dengan minimnya peserta tes CPNS yang lolos passing grade. Demikian dikatakan Bupati Buton, La Bakry, kepada sejumlah awak media, Rabu (7/11). 

Hal itu disampaikan La Bakry saat melihat hasil seleksi kompentensi dasar (SKD) CPNS Buton, kemarin. Dari 80 peserta pada tes gelombang pertama di hari pertama SKD CPNS Buton hanya satu yang lolos.  

Menurut La Bakry, fenomena itu tetap sama di semua daerah. Meskipun begitu, belum bisa melakukan apa-apa karena tes CPNS masih ada beberapa hari lagi.

Dikatakan pula, tes yang dilakukan untuk beberapa hari kedepan belum bisa memenuhi kuota di Kabupaten Buton. Olehnya itu, pihaknya akan melakukan langka-langka ke aparatur negara dan mengharapkan ada kebijakan lanjutan. 

Apabila tidak menempuh langka tersebut, lanjutnya, Kabupaten Buton akan mengalami kesulitan untuk mengisi kekurangan CPNS. Mengingat Pemda Buton saat ini masih membutuhkan aparatur.

“Nah kalau semua tidak tersedia misalnya kita punya guru-guru di Buton itu ada 700-800 tenaga guru untuk memenuhi standar pelayanan minimal di sekolah dasar di SMP yang sesuai kewenangan kita,” kata La Bakry, saat ditemui di Gedung Maedani.

Ia menyebutkan, CPNS yang dibutuhkan di Kabupaten Buton sebanyak 301 orang. Sementara yang mendaftar sebanyak 2.606 orang. Dengan demikian diharapkan gelombang berikutnya sudah ada peningkatan sehingga kuota bisa terpenuhi. 

Kalaupun hingga akhir tes Buton tidak memenuhi kuota, La Bakry berharap ada kebijakan lanjutan. “Kita berharap ada kebijakan lanjutan, karena porsi kita 301 kursi, tapi tes pertama tadi dari 80 orang hanya satu yang lolos. Nanti kami tentu akan bersurat ke 

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara,” tutupnya. (m2)