. . .

Terima Tim Penilai PPD 2018, Kepala BAPPEDA Tanggamus: Kami Hadirkan Bukti, Bukan hanya Retorika!

image_print

PAPARKAN INOVASI PEMBANGUNAN: Kepala BAPPEDA Tanggamus Hi. Hendra Wijaya Mega didampingi Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan memaparkan beragam inovasi pembangunan yang dilahirkan Pemkab Tanggamus dan telah disusun dalam dokumen RKPD. (Foto: AYP)

Pemaparan Dokumen RKPD Tanggamus pada Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah 2018 di Tanggamus

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam hal ini melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, siang ini (23/3) menerima kedatangan Tim Penilai Utama (TPU), Tim Penilai Independen (TPI), serta Tim Penguji Teknis (TPT). Rombongan tim penilai disambut hangat Kepala BAPPEDA Tanggamus Hi. Hendra Wijaya Mega serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tanggamus Heri Agus Setiawan.

Dalam pemaparannya, Hendra Wijaya Mega menjelaskan kepada para tim penilai, bahwa Pemkab Tanggamus tak pernah berhenti untuk bermanuver dan melahirkan beragam inovasi, untuk pengembangan koridor RPJMD 2018 – 2023 Provinsi Lampung.

“Terutama mendukung eksplorasi sepanjang garis pantai yang hanya dimiliki Kabupaten Tanggamus di Lampung ini. Demikian juga komitmen Pemkab Tanggamus untuk terus mendukung program BAPPEDA Lampung maupun BAPPENAS,” ujar Hendra Wijaya Mega.

SIMAK PENJELASAN: Rombongan Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Independen Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2018 di Tanggamus, menyimak seksama pemaparan Kepala BAPPEDA Tanggamus Hi. Hendra Wijaya Mega, yang juga didampingi Runner Up Putri Otonomi Daerah Kecamatan Kotaagung Timur, Kartika Yuvitasari. (Foto: AYP)

BAPPEDA Tanggamus selama ini, lanjut Hendra, selalu menegaskan bahwa RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk periode satu tahun, sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJKMD) dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (RSPD). Itu merupakan satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional dan dilakukan dengan pendekatan politik, teknokratik, partisipatif, atas-bawah (top-down), dan bawah-atas (bottom-up).

“RKPD yang telah dibahas dalam rangkaian forum musrenbang mulai dari tingkat pekon/kelurahan sampai dengan musrenbang tingkat kabupaten ini, disusun berpedoman pada RPJMD. Sehingga diperoleh hasil yang maksimal dan sasaran pembangunan yang telah dicanangkan,” papar Hendra optimis.

Dalam penilaian tersebut, Kepala BAPPEDA Tanggamus sangat berharap, tim penilai bisa secara objektif memberikan penilaiannya. Bahkan untuk memberikan bukti-bukti nyata dari inovasi yang terus dilakukan Pemkab Tanggamus, dalam penilaian tersebut, BAPPEDA juga secara langsung menghadirkan pihak-pihak terkait.

“Bapak-Bapak Tim Penilai, kami sama sekali nggak mau omong doang. Bisa Bapak-Bapak lihat langsung saat ini, BAPPEDA Tanggamus menghadirkan langsung pihak-pihak terkait dengan inovasi kami. Bahkan ini kami hadirkan inovasi terbaru kami, yaitu Putri Otonomi Daerah yang sudah dinilai saat Musrenbang Tanggamus 2018 kemarin yang diapresiasi langsung oleh Pj. Gubernur Lampung. Tujuan Putri Otonomi Daerah ini, adalah untuk merangkul generasi muda Tanggamus dalam segala aspek program pembangunan mental dan fisik sumber daya manusia Tanggamus,” terang Hendra lagi.

Sementara Ketua Tim Penilai Utama, Indra Permana mengatakan, kedatangannya bersama rombongan dalam rangka Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Provinsi Lampung Tahun 2018 di Kabupaten Tanggamus, untuk menilai langsung proses penyusunan dokumen RKPD Tanggamus. Penilaian itu dilatarbelakangi oleh instruksi dari Kementerian BAPPENAS agar seluruh pemerintah daerah menyusun dokumen RKPD dengan sangat matang dan selektif.

“Tak lain tujuannya adalah untuk efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran negara. Dengan tersusun dan tersistematisnya dokumen RKPD, maka penyerapan dan penggunaan anggaran negara bisa dilakukan optimal,” tandas Indra Permana diamini Ketua Tim Penilai Independen Asrian Hendri Cahya. (ayp)

error: Content is protected !!