. . .

Terduga Pelanggaran Pemilu Oknum Caleg PDI-P Tubaba, Terancam Kurungan Penjara Dua Tahun ‎

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, PANARAGAN – Oknum Calon Legislatif (Caleg) Parpol PDI-P Nomor urut 4 Dapil 3 Kecamatan Way Kenanga dan Gunung Agung, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Inisial R, ‎diduga melanggar UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017 pasal 523 ayat (1) junto pasal 280 ayat (1) huruf J. Ancaman penjara dua tahun.

‎Bedasarkan hasil Investigasi, terduga pelaku tersebut dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran pemilu secara nyata. Oleh sebab itu, tim Gabungan Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) pada Rabu (7/11) akan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah saksi dan pelapor.

” Pada hari kamis mendatang kita akan panggil ‎terduga pelaku R (Terlapor) untuk diklarifikasi, juga melengkapi data yang ada.” Kata Midian Ketua Bawaslu Tubaba saat dihubungi Translampung.com via telpon pada (5/11) pukul 20:56 WIB.

‎Menurut Midian, hari ini telah dilakukan rapat tim Gakumdu Tubaba atas menindak lanjuti pembahasan 1 (Pertama) pada jum’at  (2/11) beberapa waktu lalu. Terkait dugaan pelanggaran pemilu tahun 2019 dengan adanya dugaan pembagian Sembako berupa beras oleh oknum Caleg PDI-P inisial R terhadap warga.

‎” Terduga pelaku telah melanggara ‎pasal 523 junto 280 huruf J‎ tentang, setiap ‎pelaksana atau peserta dan atau tim kampanye pemilu dengan sengajan menjanjikan uang atau imbalan lainnya sebagai imbalan kepada peserta kampanye pemilu secara langsung atau tidak langsung, ‎sebagai mana dimaksud pasal 280 ayat 1 hurup J dapat ‎dipidanan dengan kurungan penjara selama dua tahun dan denda sebesar Rp 24 juta.R” Imbuhnya.

‎Dari pantauan Translammpung.com, dugaan Kasus Pelanggaran Pemilu tersebut, tim Gakumdu Bawaslu Tubaba akan bekerja secara Profesional sesuai dengan UU Pemilu yang sudah ditetapkan‎. (Dirman)