. . .

Terdakwa Pembawa Busur Dituntut 10 Bulan

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, BAUBAU – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau menuntut La Jali alias Jali (27), terdakwa kepemilikan sajam jenis busur dituntut 10 bulan penjara di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Baubau, Rabu (7/11).

Terdakwa telah diperiksa majelis hakim PN Baubau yang diketuai oleh Galih Dewi Inanti Akhmad SH, didampingi dua hakim anggota Rudie SH MH dan Lutfi Alzagladi SH, di ruang sidang. Tuntutan tersebut berdasarkan fakta persidangan dan keterangan para saksi selama dilakukan di Persidangan.

Adapun barang bukti berupa lima buah busur dan satu buah ketapel dirampas untuk dimusnahkan. Dari bukti tersebut, sehingga terdakwa dituntut oleh JPU Kejari Baubau dengan tuntutan pidana selama 10 bulan penjara. Meskipun tuntutan itu terdakwa meminta keringanan dikarenakan alasan tertentu.

“Saya minta keringanan yang mulia karena saya sebagai kepala rumah tangga dan saya masih mempunya istri dan anak,”kata La Jali, dihadapan majelis hakim. 

Akibat membawa senjata tajam (Sajam) jenis busur, terdakwa dikenai pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951. Olehnya itu, majelis hakim menunda sidang dan akan kembali dilanjutkan pada sidang berikutnya dengan agenda sidang yakni putusan pada 15 Nombermber 2018. Selanjutnya terdakwa tetap kembali pada tahanan.(m2)