Tercebur di Way Semaka Suoh, Pasutri berikut Anak Ditemukan Meninggal Dunia
EVAKUASI KORBAN TENGGELAM: Personel BASARNAS dibantu Polri/TNI mengevakuasi jasad Siti Rudiah (25) yang ditemukan meninggal dunia di aliran Way Semaka Bandarnegeri Suoh, Lampung Barat, tadi (26/4), setelah dilaporkan tercebur bersama Aef (30) (suaminya) dan Anisa (2) (putrinya) pada Senin (23/4) lalu. (Foto: HUMAS BASARNAS LAMPUNG)

TRANSLAMPUNG.COM, LAMPUNG BARAT – Tiga warga Pekon Bumi Hantatai, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, ditemukan meninggal setelah tercebur ke anak Way Semaka Suoh pada Senin (23/4). Ketiga korban yang diduga merupakan pasangan suami-istri dan anak itu, adalah Aef (30), Siti Rudiah (25), dan Anisa (2).

Humas BASARNAS Lampung Deni Kurniawan melalui pesan siaran WhatsApp malam ini (26/4) mengatakan, pencarian hari pertama dilakukan oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Polres Lampung Barat dibantu warga. Sekitar pukul 02.50 WIB, mereka berhasil menemukan Aef dan Anisa dalam kondisi meninggal dunia. Mereka ditemukan berjarak sekitar 200 meter dari titik awal lokasi jatuh.

Namun Siti Rudiah belum ditemukan. Pencarian dilanjutkan sampai hari ke-2, ke-3, dan ke-4 (hari ini, Red). Sejak pencarian hari ke-2, barulah tim dari Pos SAR Tanggamus di-back up tim dari Kantor SAR Lampung melanjutkan pencarian dibantu pihak-pihak terkait dan warga. Hari ke-2 dan ke-3, hasilnya nihil.

“Pada hari ini, pencarian kembali dilakukan menggunakan rubber boat (perahu karet) dengan sistem penyisiran aliran Way Semaka wilayah Suoh sampai radius sekitar 7 km dari lokasi awal,” ungkap Deni.

Sekitar pukul 18.10 WIB tadi (26/4), Tim SAR menerima laporan dari warga yang menemukan sesosok jasad wanita di aliran sungai. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bahwa jasad yang ditemukan berjarak 1,3 km dari lokasi awal, merupakan Siti Rudiah.

“Dari informasi yang dihimpun, ketiga korban adalah satu keluarga, yaitu pasangan suami-istri bersama anak perempuan. Terkait apa penyebab ketiga korban terjatuh saat menyeberangi sungai, masih didalami pihak kepolisian,” kata Deni.

Pencarian ketiga korban tersebut, dilakukan oleh Tim Pos SAR Tanggamus dan SAR Lampung. Dibantu personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, personel Koramil dan Polsek Bandarnegeri Suoh, Palang Merah Indonesia (PMI), Tim Reaksi Cepat (TRC), pihak keluarga korban, dan warga sekitar aliran anak Way Semaka Bandarnegeri Suoh. (ayp)

News Reporter