Tekan Indisipliner, Pemkab Tanggamus Launching Absensi Online

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Komitmen meningkatkan disiplin para PNS, terus digalakkan Pemkab Tanggamus. Salah satu langkah nyatanya dengan meluncurkan Program Absensi Online Berbasis Kabel, kemarin (1/3) pagi.

Dengan launching absensi online yang berlangsung di ruang Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Andi Wijaya, diharapkan meningkatkan kedisiplinan pegawai di lingkup pemkab Bumi Begawi Jejama.

Andi Wijaya mengatakan, untuk sementara ini dari 40 satuan kerja perangkat daerah (SKPD), baru 26 SKPD yang terkoneksi dengan absensi online. Belum semua SKPD ter-cover.

Lantaran adanya beberapa SKPD baru sehingga dibutuhkan waktu untuk in-put data. Belum lagi ada beberapa SKPD yang posisinya di luar kompleks perkantoran pemda, seperti di Islamic Center dan di Jalinbar Pekon Terbaya.

“Jadi dengan absensi online ini kehadiran para pegawai bisa dipantau melalui komputer. Sehingga tidak bisa lagi ada istilah ‘absen titip’. Dalam satu hari, ada dua kali absensi sidik jari (finger print) yaitu pagi dan sore. Untuk pagi maksimal pukul 09.00 WIB dan waktu pulang paling cepat pukul 15.30 WIB berlaku Senin-Kamis. Khusus Jumat absen pulang pukul 15.00 WIB,” jelas Andi Wijaya yang didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Paksi Marga, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, dan Kepala Diskominfo Sabaruddin.

Selain absensi online, beberapa SKPD juga terpasang kamera pengawas (CCTV) yang juga langsung bisa terpantau dari ruang sekda. Hanya saja untuk sementara ini baru empat SKPD yang CCTV-nya terkoneksi dengan server, sehingga bisa dipantau langsung oleh Plt Sekda maupun Plt Bupati melalui layar monitor yang juga berada di ruang sekda.

“Empat SKPD itu, Diskominfo, Disdagsar, Disdukcapil, dan Dinas Sosial Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan adanya CCTV itu, maka pimpinan bisa memantau langsung aktifitas para pegawai. Khususnya yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik,” ujar Andi.

Pada waktu mendatang, dia melanjutkan, Pemkab Tanggamus menargetkan, seluruh SKPD bisa terintegrasi dengan absensi online dan juga CCTV. Sementara ini memang baru intranet, berikutnya bagi SKPD yang tidak ter-cover dengan jaringan kabel, maka akan dibangun sebuah tower.

“Dan juga kalau bisa, diskominfo membuat aplikasi berbasis android sehingga pimpinan bisa memantau dari mana saja melalui smartphone,” harap Andi Wijaya.

Masih kata dia, tujuan diterapkannya absensi online dan CCTV ini adalah untuk meningkatkan disiplin para pegawai dan diharapkan kinerja pegawai semakin baik lagi. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat memotivasi pegawai untuk disiplin dan bekerja lebih baik lagi.

Sabaruddin menambahkan, absensi online sudah tercetus sejak akhir 2015, namun baru bisa terlaksana di tahun 2017. Dia juga menyebutkan, pencetus absensi online ini adalah Mukhlis Basri. Kala itu, Mukhlis ingin semua pegawai di Tanggamus disiplin.

“Untuk pengadaan alatnya memang sejak 2016 lalu. Namun karena dibutuhkan waktu untuk in-put data, belum lagi adanya satker baru, jadi baru awal 2017 ini bisa di-launching,” ujar Sabaruddin.(ayp)

News Reporter