Tekab 308 Polres Tanggamus Bekuk Dua Pencuri Kabel Telkom

0
357
views
Tekab 308 Polres Tanggamus amankan, MU (39) dan WD (41), yang melakukan pencurian kabel milik PT. Telkom di Kecamatan Talangpadang, Tanggamus, Lampung, Sabtu (2/12). (Foto: Dok. Polres Tanggamus)
Tekab 308 Polres Tanggamus amankan, MU (39) dan WD (41), yang melakukan pencurian kabel milik PT. Telkom di Kecamatan Talangpadang, Tanggamus, Lampung, Sabtu (2/12). (Foto: Dok. Polres Tanggamus)
TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus berhasil meringkus dua pelaku pencurian kabel tower milik PT. Telkom, di Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus.
Kedua pelaku,  MU (39) dan WD (41), yang merupakan Target Operasi‎ (TO) Operasi Sikat III Krakatau Polres Tanggamus, ditangkap di masing-masing kediamannya, Sabtu (2/12) petang.
“Mul merupakan warga Pekon Kebon Pisang Kec. Talang Padang dan Widi beralamat di Pekon Talang Padang Kec. Talang Padang,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus, AKP Hendra Saputra, mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili, kepada translampung.com, Minggu (3/12).
 
Dari kedua pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa, dua potongan kawat tembaga dan satu gergaji besi, yang diduga digunakan untuk memotong kawat.
 
Lanjut Hendra, keduanya ditangkap berdasarkan pada, laporan salah satu karyawan PT. Telkom Talangpadang, Tonizar (49), yang mengetahui terjadinya pencurian tersebut.
 
“Akibat peristiwa tersebut, PT. Telkom Plaza Talang Padang mengalami kehilangan 4 kabel grounding sepajang 75 meter, yang ditaksir sebesar Rp.6,8juta,” jelasnya.
Sementara itu, menurut keterangan pelaku, keduanya juga pernah melakukan pencurian kabel di tiga lokasi lain, yakni, ‎tower Telkomsel Puskesmas Talangpadang, Telkomsel pasar Talangpadang dan satu tower yang terletak diwilayah pasar Kecamatan Sumberejo.
“Biasanya kami mencuri sekitar pukul 21.00 sampai dengan pukul 22.00 WIB, saat situasi sepi. Keseluruhan hasil kami mendapatkan 51kg tembaga dan dijual seharga Rp.52ribu,” aku mereka.
“Dijual diloakan di Talangpadang. Uangnya habis dipakai keperluan sehari-sehari,” imbuh keduanya.
 
Saat ini, dua pelalu beserta barang bukti dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (cr1/ayp).‎