Targetkan Dua Flyover Rampung Akhir Tahun

0
252
views
FLYOVER: Walikota Bandarlampung, Herman HN saat meninjau flyover Cikditiro-Pramuka bersama rekanan.

TRANSLAMPUNG,COM, BANDARLAMPUNG- Pemerintah Kota (Pemkot) telah memulai pembangunan fly over Jalan Pramuka – Jalan Cik Ditiro sepanjang 300 meter dengan lebar 10 meter.

Pengerjaan fly over cik ditiro ini, mulai dikerjakan sejak adanya penyelesaian pembebasan lahan. Dengan begitu, Walikota Bandarlampung, Herman HN menargetkan dua fly over yakni fly over MBK dan Cik Ditiro selesai akhir tahun ini.

Wali Kota Bandarlampung, Herman HN mengatakan pembangunan dua proyek tersebut telah berjalan. Dirinya meminta kepada pengembang akan melaksanakan pembangunan siang malam. Hal tersebut untuk mengejar ketertinggalan pembangunan, akibat penghentian sementara sebelum hari raya lebaran 2017.

Herman menuturkan nantinya flyover MBK akan memiliki panjang 300 meter dengan lebar jalan 12 meter. Sementara panjang flyover Cik Ditiro 368 meter dengan panjang 10 meter. Ia juga berharap agar pembangunan dapat selesai berbarengan.

“Mungkin dua atau tiga hari ke depan pembangunan akan berjalan siang malam. Ini untuk mengejar pembangunan agar selesai tepat waktu,” kata dia, Kamis (6/7), usai meninjau pembangunan di dua titik tersebut.

Pengendara akan lewat diatas jalan Imam Bonjol, melalui flyover yang menghubungkan jalan Pramuka dan Cik Ditiro. Kendaraan dari depan Terminal Kemiling dapat langsung menuju ke Tanjungkarang melalui terowongan dibawah flyover.

“Jadi dari Cik Ditiro bisa langsung ke Pramuka, ga perlu muter di depan Terminal Kemiling, atau lewat jalan Imam Bonjol,” katanya.

Herman menepis isu yang mengatakan bahwa pembebasan lahan belum rampung. Menurutnya pembangunan flyover Cik Ditiro tidak menggunakan lahan masyarakat, melainkan dengan menggunakan bahu jalan.

Disinggung mengenai pembangunan underpass di jalan ZA Pagar Alam, Herman mengatakan masih menunggu izin dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Masih menunggu statusnya, sementara ini Pemkot melakukan pelebaran jalan saja. Menunggu izin dari Kemenpupera, untuk pembangunan underpass,” demikian katanya.(jef)