Target Pembangunan Flyover Selesai Desember

0
339
views
FLY OVER: Walikota Bandarlampung, Hertman HN tinjau lokasi pembangunan fly over di depan MBK

Seng Pembatas Buka Tutup

TRANSLAMPUNG.COM BANDARLAMPUNG- Walikota Bandarlampung, Herman HN memastikan pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Jalan Teuku Umar – Jalan ZA Pagar Alam depan Mall Boemi Kedaton (MBK) terus berjalan. Bahkan, dirinya menargetkan fly over MBK selesai pada bulan Desember 2017 mendatang.

“Pembangunan ini harus terus berjalan, nggak ada yang boleh menghambat. Saya targetkan Desember nanti, jalan atas dan bawah fly over MBK sudah mulus dan bisa digunakan masyarakat,” ujar dia, saat meninjau pembangunan fly over MBK, Senin (3/7).

Saat ini, kata dia, pembangunan memasuki tahapan pengeboran sekaligus pengecoran. “Saya minta dipercepat pengeborannya, ujung kiri dan kanan itu dibor langsung di cor. Ngebornya malam dan langsung di cor, biar cepat. Kalau sehari dapet 2 lobang kan, jadi 2 hari aja selesai 4 lobang, dan langsung di cor,” jelas dia.

Dia juga memerintahkan pihak rekanan untuk mengerjakan siang dan malam. “Saya minta 24 jam ya, dikerjakannya. Ngebornya malam, jadi siang kan bisa dilebarkan lagi jalannya, jadi nggak ada penyempitan jalan,” imbuh dia.

Yang jelas, lanjut orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini, dirinya meminta pengerjaannya dipercepat tanpa mengurangi kualitas. “Kalau cepat kerjaannya, Desember nanti sudah bisa digunakan, jalan atas dan bawah mulus semua,” tutur dia.

Berdasarkan pantauan dilokasi, beberapa petugas mulai terlihat ditengah pengerjaan. Termasuk alat pengebor yang telah dipindahkan dari tempat penyimpanan sebelumnya dibelakang Mall Boemi Kedaton.

Rencana pihak ketiga, dalam hal ini PT Dewanto Cipta Karya kembali mengurangi lebar jalan Teuku Umar selama pembangunan harus mundur. Pasalnya, Wali Kota Bandarlampung Herman H. N., meminta nantinya seng-seng pembatas siberlakukan buka tutup. Sehingga lebar jalan tetap bisa digunakan seperti saat ini.

Sementara, Pelaksana Lapangan PT Dewanto Cipta Karya rekanan pembangunan fly over, Sutarno mengatakan, siap melakukan buka tutup pembatas jalan. Rencananya penyempitan yang sebelumnya dilakukan akan disesuaikan dengan pembangunan nantinya. Namun, rencananya pemasangan pembatas jalan hingga didepan Puskesmas Rawat Inap Kedaton tersebut tetap dilakukan.

“Fleksibel saja untuk penutup jalannya. Tapi kita tetap rencanakam tutup hingga depan Puskesmas itu. Karena jalan semakin mengecil, nanti akan kami sesuaikan lebarnya dengan yang sekarang sudah terpasang,” ujar Sutarno.

Saat ini, flyover tersebut baru menyelesaikan 7 kali bor dari 16 kali pada satu titik. Padahal, masih ada sekitar 155 kali pengeboran di 35 titik yang akan dilakukan oleh 10 pekerja. Untuk itu, dirinya memang telah menargetkan pengerjaan bor ini selesai dua bulan kedepan.

Sementara lalu lintas memang sedikit terganggu dengan adanya borepiled. Untuk itu, Sutarno mengaku harus pandai-pandai merekaya lalu lintas nantinya. “Ngebor memang bisa buat macet karena alatnya harus disitu. Jadi ya kita harus pandai-pandai atur lalu lintas lah. Karena kerjaan kita juga dilakukan selama 24 jam,” jelas dia.(jef)