Tangkap DPO, Polisi Diserang Massa

TRANSLAMPUNG.COM, MENGGALA – Anggota Tekab 308 Polres Tulang Bawang, Bripka Kasiono diserang massa dengan senjata api rakitan, batu, kayu dan senjata tajam lainnya, saat hendak menangkap tersangka pencurian, Selasa (21/11) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Gedongmeneng, Tulangbawang. Akibatnya, Bripka Kasiono mengalami luka di kepala dan langsung dilarikan ke Klinik Medika, di KM 43 Indo Lampung.

Hasil pemeriksaan medis, Bripka Kasiono mengalami luka robek di kepala atas sepanjang 10 centimeter.

“Kasus ini masih kami tindaklanjuti dan melakukan koordinasi dengan kepala kampung dan tokoh masyarakat, agar tersangka bisa menyerahkan diri,” ujar Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, kemarin.

Aksi massa di Kampung Gedungmeneng, Kecamatan Gedongmeneng itu terjadi, karena tersangka pencurian yang selama ini menjadi target operasi (TO) yakni KR alias Gincu, ditangkap tim gabungan Tekab 308 Polres Tulangbawang dan aparat Polsek Gedongmeneng.

KR alias Gincu selama ini masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pencurian sepeda motor dan handphone.

“KR berhasil ditangkap anggota Tekab 308, dengan 13 personil dan dua kendaraan, sekitar pukul 04.00 WIB,” jelasnya.

Namun sesaat setelah tersangka ditangkap, tak tahu siapa yang mengomandoi, massa langsung menyerang dengan menggunakan batu, kayu dan senjata tajam.

Bahkan, dari kerumunan warga sempat terdengar letusan senjata api. Petugas kehabisan peluru, setelah memuntahkan tembakan ke atas, agar massa tidak mendekat dan tersangka KR berhasil direbut massa.

“Akibat penyerangan itu, satu anggota kami mengalami luka di kepala dan langsung kami larikan ke klinik,” terang kapolres. (als/rus)

News Reporter