Tanggamus Harapkan 4 Bus Sekolah Lagi

0
463
views

TRANSLAMPUNG.COM, KOTAAGUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Tanggamus masih menantikan realisasi bus sekolah dari Pemerintah Pusat. Sebab idealnya di Bumi Begawi Jejama masih perlu empat unit bus sekolah lagi.

Harapan itu dibenarkan Kepala Dishub Tanggamus Rizal Pahlevi. Dia mengaku telah mengusulkan empat unit bus, dan harapannya bisa direalisasikan tahun ini. Empat bus sekolah yang diusulkan ke pusat itu, untuk mengakomodir beberapa jalur yang selama ini belum terlayani bus sekolah.

“Tapi semua akhirnya dikembalikan lagi ke pusat berapa yang akan diberi. Mudah-mudahan direalisasikan sesuai ajuan kami,” kata Rizal, kemarin (20/2).

Dia menjelaskan, keempat unit bus sekolah yang sudah diusulkan, nantinya diperuntukkan di jalur Kacamatan Ulubelu – Talangpadang, lalu Kecamatan Pugung – Talangpadang, kemudian Kecamatan Cukuhbalak – Kotaagung, dan Kecamatan Kelumbayan – Kelumbayan Barat. Penentuan jalur bus didasari titik-titik yang ramai dan strategis. Seperti Talangpadang memang selama ini jadi titik strategis, karena beberapa jalur berakhir di sana. Lalu banyak sekolah berada di jalur mengarah Talangpadang.

“Bus sekolah ini sangat penting, jadi ya akan tetap kami usulkan sampai jumlahnya benar-benar ideal dan mampu melayani wilayah paling pelosok. Karena di wilayah-wilayah pelosok, minim bahkan tidak ada angkutan umum yang bisa ditumpangi para pelajar. Selama ini mereka hanya mengandalkan jasa ojek. Jadi bus sekolah ini sangat membantu meringankan beban para pelajar untuk bisa sampai di sekolahnya,” tutur Rizal.

Dia mengaku, harapan adanya bus sekolah hanya bisa didapat dari pusat. Sebab anggaran daerah tidak mencukupi untuk membelinya. Daerah hanya sanggup menanggung biaya operasional, seperti perawatan kendaraan, bahan bakar, dan insentif sopir. Dan selama ini itu sudah dilakukan terhadap bus sekolah di jalur Kecamatan Semaka – Kotaagung dan Kecamatan Sumberejo – Talangpadang.

“Kalau nanti anggaran operasional naik dari dua bus jadi enam bus tidak masalah. Sebab itu untuk kepentingan para pelajar di Tanggamus,” terang Rizal.

Mantan Kepala BP4K Tanggamus itu mengakui, eksistensi bus sekolah amat diperlukan. Indikatornya dilihat dari dua bus sekolah yang selama ini ada, selalu dipenuhi anak sekolah. Bahkan apabila tidak berjalan karena bus masih dalam perbaikan atau lainnya, selalu ditanyakan oleh orangtua siswa. Itu membuktikan jika bus sekolah sangat terasa manfaatnya.

“Bus sekolah beroperasi saat hari aktif sekolah dari pagi sampai siang, atau saat anak sekolah berangkat dan pulang. Pada hari aktif sekolah bus hanya boleh dinaiki siswa dari semua tingkatan. Beda kalau hari libur, biasanya ada yang menyewa bus dan itu tidak masalah, yang penting penyewa menanggung operasionalnya dan bertanggung jika terjadi kerusakan,” tandas Rizal. (ayp)

Foto: YOGY

KEKURANGAN BUS SEKOLAH: Jika jumlah ideal bus sekolah di Tanggamus bisa dipenuhi pusat, maka tak akan pemandangan miris seperti ini lagi.