Tangani Banjir, Pemkot Gandeng Negara ASEAN

0
280
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Badan Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPPLH) Bandarlampung menegaskan tidak pernah diam dalam menyikapi banjir.

Bahkan sejak 2009 lalu, Bandarlampung bersama kota-kota di ASEAN (Thailand, Vietnam, Bangladesh, dan Kamboja) telah tergabung dalam program adaptasi dampak perubahan iklim. Program tersebut bernama ASEAN Cities Climate Change Resilient Network (ACCCRN).

Kepala BPPLH Sidik Ayogo menjelaskan, dalam rangka pelaksanaan program ACCRN tersebut, Pemkot Bandarlampung telah membentuk tim koordinasi ketahanan kota terhadap dampak perubahan iklim. Tim tersebut telah melaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya program konservasi air tanah melalui pembuatan lubang resapan biopori (LRB) yang bekerja sama dengan Mercy Corps Indonesia, LSM Lokal (Walhi, Mitra Bentala, dan Watala), pihak swasta (PT Pertamina), serta KODIM 0410/Balam.

’’Program ini dilakukan bersama-sama secara swadaya dengan masyarakat dan sekolah-sekolah di kecamatan dan kelurahan seluruh Bandarlampung,” ucapnya.

Tidak tanggung-tanggung, program yang juga bertujuan mengantisipasi banjir tersebut sampai dengan tahun 2015 telah membuat lebih dari 1 juta LRB. ’’Hal ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi genangan banjir di musim hujan. Dalam rangka kelanjutan program ini, telah terbentuk beberapa komunitas lingkungan hidup. Antara lain Rumah Informasi Biopori (RIB), Kampung Hijau, serta Rumah Belajar Sahabat Lingkungan yang keseluruhannya dikelola masyarakat,” paparnya.

Selain LRB, pemkot juga telah melaksanakan kegiatan pembuatan sumur resapan air tanah sebanyak 20 unit. Masing-masing dibangun di SMAN 2, SMAN 9, SMAN 15, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 14, SMPN 16, dan SMPN 23 Bandarlampung.

Sidik melanjutkan, guna mendukung program-program terkait perubahan iklim, terutama menanggulangi banjir dan kekeringan juga diterbitkan kebijakan berupa Peraturan Wali Kota Nomor 62 Tahun 2013 tentang Pemanfaatan Air Hujan. ’’Jadi memang telah banyak upaya yang kita lakukan untuk mengantisipasi banjir,” klaimnya.(tnn)