Tanam mangroup dan terumbu karang jadikan wisata kebangsaan

0
398
views

TRANSLAMPUNG.COM, KALIANDA-Terpukau, Kata itu mungkin pantas diberikan untuk pesona laut Kalianda yang begitu indah dan terjaga ekosistem dan Biota lautnya.

Universitas Mercu Buana merupakan salah satu universitas swasta Jakarta yang tenggelam karena keindahan laut Lampung, Rombongan UMB yang terdiri dari dua puluh orang melakukan kegiatan wisata kebangsaan dengan cara menanam mangroup dan terumbu karang di Laut Lost Island Grand Elty Krakatoa, Kalianda Lampung Selatan, Sabtu (18/2).

Lampung dipilih pertama untuk menjadi destinasi Penanaman mangroup dan terumbu karang bertujuan untuk menjaga ekosistem dipandu langsung oleh team Grand Elty krakatoa di kawasan konservasi yang luasnya lebih dari 3500 hektar.
Sebanyak dua puluh pohon Mangroup ditanam pada lahan konservasi oleh seluruh peserta sebagai simbolis dimulainya penghijauan disisi laut agar tidak terjadi abrasi.

” kegiatan ini sangat berdapak positif yang tadinya gersang saat ini hijau dan tidak terlalu terkikis air jika pasang karena akar mangroup yang juga bisa menahannya” Kata kepala biro Humas UMB Rosi disela-sela penanaman.

Tak hanya sampai disitu, rombongan kembali menempuh perjalanan menggunakan sepeda maupun berjalan kaki menuju resort tersebut dan melakukan penanaman terumbu karang di Laut Lost Island sambil menyelam.

“Sebanyak dua puluh jenis terumbu karang ditanam untuk memperbanyak terumbu karang baru, karena kebanyakan terumbu karang disini umurnya sudah cukup tua dan ikan biasanya tidak mau datang, maka dari itu kita tanam yang baru agar bisa dijadikan rumah dan menarik ikan yang lebih banyak karena dikarang itu banyak makananya seperti plankton, dan amuba lain untuk menambah keindahanya “Kata dia sambil didampingi General Manager Grand Elty Krakatoa resort Dwi Prasetyo.
Wanita yang mempunyai nama lengkap Rosina Purnama Sari itu mengatakan tujuan kegiatan penanaman pohon mangroup ini sekaligus dijadikan kegiatan media gathering.

“Sebelumnya kegiatan ini dilakukan di Jogja dan sesuai dengan citra kampus hijau biasanya kami hanya menanam pohon didarat dan untuk pertama kalinya kita menanam mangroup dengan berkerja sama denga resort” Ungkapnya.

Menurutnya, Lampung dipilih menjadi destinasi penanaman beralasan karena banyaknya persiaran atau pantai-pantai dan berharap kegiatan tersebut bisa berkesinambungan.

” pertama kami cari tempat yang perairannya cukup mendominasi dan Lampung mempunyai itu, saya sendiri sebelumnya ga percaya melihat gambar yang beredar di internet masa sih Lampung punya laut seindah ini, eh tenyata benar kemudian kami putuskan memilih Lampung dan semoga kegiatan ini setiap tahunya bisa berjalan” tuturnya.

Ditanya mengenai pesona lautnya Rosi mengatakan, laut Lampung begitu bagus hanya saja sangat butuh sentuhan dinas Pariwisata untuk mempublikasikan.

“Bagus, cuma perlu keseriusan dari dinas Pariwisata untuk lebih gencar mempublikasikan saya pikir Instagram jauh lebih cepat saat ini untuk mempublikasikan kegiatan Pariwisata terutama kita menyebut kegiatan kita ini adalah wisata kebangsaan dan lebih kewujud pengabdian pada alam” Pungkasnya.