Talud di Tanjungsenang Ambrol, Warga Khawatir

0
261
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG – Talud yang berada di titik Jalan Bumi Arta, Gang Hi. Makmun, Kelurahan Waykandis, Kecamatan Tanjungsenang, ambrol sejak beberapa bulan lalu.

Namun, hingga saat ini kerusakan tersebut belum juga diperbaiki. Akibatnya warga sekitar merasa khawatir dan takut, jika sewaktu-waktu wilayah di sekitar talud longsor dan banjir.

Talud yang longsor tersebut memiliki tinggi sekitar tiga meter, dengan panjang kurang lebih 15 meter dan berada di pinggir aliran kali Tanjungsenang.

“Itu taludnya sudah pecah dan turun hingga satu meter. Pondasinya memang kurang dalam, sehingga tidak kuat. Jadi kalau aliran sungai deras, talud ambrol, dan berpotensi rumah saya akan roboh akibat longsor,” kata Hamdani, warga setempat yang rumahnya berdiri dekat pinggiran talud tersebut, Selasa (10/10).

Meski talud sisi lainnya masih terlihat kuat, warga tetap khawatir terhadap ancaman longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Apalagi di dekat talud terdapat beberapa rumah warga yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Saat ini, warga hanya berharap agar pemerintah segera memperbaki talud yang rusak, agar warga merasa aman.

“Ya, harapannya talud yang ambrol bisa segera diperbaiki,” harap Hamdani.

Sementara itu, Lurah Waykandis, Rohimullah, saat mendapat laporan adanya talud di wilayahnya berpotensi longsor, segera meninjau ke lokasi.

Saat di lokasi ia mengatakan untuk perbaikan adalah kewenangan Dinas PU kota Bandarlampung.

“Lokasinya ada di Kali Tanjungsenang, memang kewenangannya ada di dinas PU Kota Bandarlampung,” kata dia.

Guna menyelesaikan masalah tersebut, Rohimullah segera akan membuat laporan dan mengusulkan ke Dinas PU setempat, guna segera memperbaiki talud yang ambrol di wilayahnya.

“Hari ini (kemarin, red) segera kita laporkan dan usulkan ke Dinas PU, karena bahaya. Apalagi saat ini mendekati musim hujan.Saya lihat aliran kali ini mulai menyempit. Jika benar-benar ambrol, akan berpotensi longsor dan menutupi aliran kali dan memicu terjadinya banjir di wilayah ini,” jelasnya. (jef/fik)