. . .

Tak Hadiri Panggilan, Poisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Presiden PKS

image_print

TRANSLAMPUNG.COM, JAKARTA, FIN – Presiden Partai Keadilan Sosial (PKS) Sohibul Iman tidak menghadiri panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi terkait pemeriksaan kasus pencemaran nama baik Fahri Hamzah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan mengatakan ketidakhadiran Sohibul Iman siang ini berdasarkan informasi yang diberikan kuasa hukumnya.

“Informasi yang diterima, dia (Sohibul Iman) ada agenda lain yang tidak bisa ditinggal. Tidak bisa ditinggal karena sudah terjadwal,” kata Kombes Pol Adi Deriyan kepada Fajar Indonesia Network saat dihubungi melalui telepon, Jakarta, Selasa (16/10).

Adi mengatakan dengan ketidakhadiran orang nomor satu di PKS ini, pihak kepolisian akan mengagendakan ulang pemanggilan Sohibul Iman. Dia menambahkan agenda pemanggilan kedua untuk Sohibul Iman akan dilakukan penyidik dan menyesuaikan agenda politisi tersebut.

“Tentu akan ada pemanggilan kedua. Untuk waktunya akan saya tanyakan ke penyidik. Karena penyidik akan menyesuaikan pemanggilan kedua itu dengan agenda yang bersangkutan,” kata Adi Deriyan.

Fahri Hamzah melaporkan Sohibul Iman ke Polda Metro Jaya, karena menduga Sohibul telah melakukan pencemaran nama baik, karena Fahri disebut sebagai pembohong dan pembangkang di PKS.

Laporan Fahri itu telah diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/1265/III/2018/PMJ/Dit. Reskrimsus per 8 Maret 2018. Terlapor Sohibul Iman diduga telah melakukan pelanggaran Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 ayat 3 UU RI Nomor 19/2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 311 KUHP dan 310 KUHP.

Fahri sempat mencabut laporannya sebelum memasuki bulan Ramadhan 1439H, namun dibatalkan setelah melewati bulan suci itu. Dia mengungkapkan alasan mengapa mencabut laporan karena di bulan Ramadhan tidak mau ada konflik.

“Waktu itu kan memasuki puasa, dan saya juga belum datang untuk di BAP ketika membuat laporan itu ya. apa namanya karena itulah kemudian saya membatalkan laporan memasuki bulan puasa. Pikiran saya kita udah cabut aja biar selesai, kemudian apa namanya kita hadapi masalah barulah,” kata Fahri di Polda Metro Jaya, beberapa waktu lalu.(Nal/FIN)

 

error: Content is protected !!