Tahun 2017, Pembangunan Pasar SMEP ‘Mandek’ Lagi

0
317
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG-Sepertinya pembangunan pasar smep ditahun keempat ini belum ada kepastian. Pasalnya pengembang pasar smep yakni PT Prabu Makmur kembali meninggalkan pekerjaan pasar tersebut.

Dari pantauan, Kondisi pasar yang mulai kembali dibangun awal tahun 2017 kini ditinghalkan kembali oleh para pekerja. Bahkan galian yang telah dibuat oleh pengembang terisi air kembali dan terlihat sangat kumuh.

Selain galian ada pula tumpukan tanah disekitaran lubang layaknya kolam pemancingan tersebut. Memang disekitar galian tepatnya didekat pasar bmdibuat pagar terbuat dari seng.

Air yang ada didalam galian itu terlihat berwarna hijau. Dibagian pojok galian juga terdapat banyak sampah yang dibuang kedalam lubang. Bahkan pondasi yang sebelumnya dibuat oleh pengembang kini tertutup oleh air dan hanya terlihat sedikit sangkaian besi.

Sulastri, pedagang ayam dipasar smep penuturnya sejak musim hujan pekerjaan kenbali ditinggalkan.
“Sudah sebulan lebih ditinggalin sama yang kerja. Dari dulu juga begitu,” kata Sulastri yang terlihat jengkel dengan pekerjaan pengembang.

Sejak tiga tahun lalu pengembang hanya melakukan pekerjaan sedikit lalu berhenti. Behitu pula dengan yang dilakukan saat ini menurutnya hanya menbuat uang saja.

“Ya sama aja gitu abis-abisin duit aja. Dikerjain dikit trus ditinggalin lagi. Gimana gak habisin duit,” tambahnya.

Semenjak ditinggalkan kembali kondisi lubang galian terisi oleh air kembali. “Kemarin sempet agak kering karena setiap dikerjakan disedot dulu. sekaenag gak pernah disedot ya airnya penuh lagi,” imbuhnya.

Pedangang lainnya yakni Narti. Penjual sayuran dari pasar smep ini mengeluhkan pekerjaan pasar smep yang terbilang asal-asalan.

“Gak tau itu pengembangnya asal bener kerjainnya. Sudah bertahun-tahun tetap tidak dikerjakan,” kata Narti.

Setiap mulai pekerjaan pastinya tidak akan lama. “Pasti kerjainnya cuman sebentar nanti ditinggal lagi. Kemarin ada pekerjanya paling tidak dibayar makanya pada pulang. Namanya orang mau cari nafkah kalau gak dibayar mana mau bekerja juga,” tambahnya.

Dirinya bahkan sudah membayar uang muka untuk pembangunan pasar tersebut. “Dulu sudah bayar, sekarang uangnya kemana. Pasar juga tidak dibangun sampai sekarang. Sudah tahun ke empat juga tidak ada perubahannya. Cuman ada galian dan itu aja adanya,” ketusnya.

Sebenarnya para pedagang sudah sangat bersabar dengan kondisi yang ada saat ini. Sebab tidak ada yang bisa dilakukan para pedagang kecuali bersabar dan berjualan ditempat penampungan sementara. “Ya kita mau buat apalagi, gak tau sampai kapan jualan disini,” imbuhnya.(jef)