Bupati Agus Lepas JCH Pesisir Barat

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Bupati, Agus Istiqlal menghadiri acara pelepasan Jama’ah Calon Haji  (JCH) Kabupaten Pesisir Barat tahun 2018 di Gedung Wanita Krui, Sabtu (4/8) pukul 20:00WIB.

Dalam sambutannya,  Agus menyampaikan,  pada kesempatan ini kita dapat berkumpul di ruangan ini tentunya untuk mendo’akan agar keberangkatan calon jama’ah haji dapat berjalan dengan lancar tanpa suatu halangan sedikitpun.

“Kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian perjalanan ibadah haji, dengan niat yang tulus dan ikhlas  mengharap ridho Allah SWT, semoga perjalanan ibadah calon jemaah haji pada tahun ini selalu diberi kemudian dan tiba kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta menjadi haji yang mabrur dan mabrurroh,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebagaimana kita pahami bersama bahwa ibadah haji merupakan ibadah sunnah muakkad (bagi umat islam yang mampu) untuk melaksanakannya, baik dari segi ekonomi, kesehatan fisik maupun mental. disamping harus memenuhi persyaratan, baik syarat dalam ketentuan syariat maupun syarat yang ditetapkan pemerintah.

“Ibadah haji yang akan saudara-saudari laksanakan hendaknya akan bermuara pada perubahan perilaku, tidak hanya lebih baik bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain, daerah, bangsa dan negara. untuk itu, hendaknya para jamaah haji dapat memahami hakikat dari ibadah haji itu sendiri, yaitu ibadah secara total,” terangnya.

Selain itu,  Agus juga berpesan kepada seluruh jamaah haji dari Kabupaten Pesibar, untuk fokus melaksanakan berbagai rukun haji, yang diharapkan mampu bertindak sebagai duta-duta bangsa dan duta-duta daerah yang berbaur dengan umat islam dari berbagai suku, bangsa di seluruh penjuru dunia, karena itu pelihara dan jagalah martabat dan kebersamaan, hormati tradisi yang dimiliki bangsa lain.

“Dengan demikianlah  saya sampaikan  pada kesempatan yang mulia ini. dengan mengucap “bismillahhirohmanirohim” secara resmi saya melepas keberangkatan calon jama’ah haji Kabupaten sai batin dan para ulama tahun 2018,” pungkasnya.  (r7/hkw)




Bupati Pesibar Hadiri Peringatan HPN dan HUT PWI

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Bupati pesisir barat, Drs.H.Agus Istiqlal.Sh,Mh didampingi Kadis Kominfo Pesisir Barat Tedi Zadmiko S.KM,Mm menghadiri peringatan Hari Pers Nasional dan HUT ke-72 persatuan wartawan indonesia (PWI)  di Provinsi Lampung,  bertepat di Swiss-Belhotel Bandarlampung, Senin (30/7).

Menurut, Tedi dalam rangkaian kegiatan tersebut  juga dilaksanakan pelantikan beberapa pengurus PWI Kabupaten/Kota diantaranya pesisir barat, tulang bawang, lampung utara, mesuji, metro, pesawaran, tanggamus, way kanan, lampung timur dan lampung barat.

“Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Lampung yang diwakili Kadis Kominfo Crisna Putra, Ketua Umum PWI Margono, Ketua Umum PWI Lampung Supriyadi Alfian S.Kom SH, dan bebera anggota Forkopimda propinsi lampung ataupun yang mewakili, “ujarnya kepada koran ini.

Sementara Ketua Umum PWI Pesibar,  Agus Setiawan mengharapkan kedepannya PWI yang dikomandoinya akan lebih berperan aktif turut serta dalam pembangunan kabupaten sai batin dan para ulama, melalui penyebar luasan informasi yang positif termasuk menjadi sarana promosi wisata kabupaten termuda di propinsi lampung ini.

“Semoga dengan telah dilantiknya para ketua PWI di 10 kabupaten kota ini,  bisa mengemban tugas dengan amanah sesuai dengan harapan dibentuknya PWI tersebut sehingga, bisa membantu dan mendongkrak pembangunan yang ada di propinsi lampung ini utamanya di kabupaten Pesibar tercinta, ” pungkasnya. (r7)




Agus Letakkan Batu Pertama Rumah Nelayan

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Bupati, Agus Istiqlal menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus nelayan di Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Rabu (18/4).

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa Kabupaten Pesibar merupakan Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Lampung Barat (Lambar) berdasarkan uu no. 22 tahun 2012 tanggal 17 November 2012 dengan luas wilayah ± 2.907,23 km² dan sedang giat-giatnya membangun salah satu bentuk pembangunan yang berhasil dibawa dari pemerintah pusat melalui kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat  yaitu rumah khusus nelayan di Pekon Kota Jawa.

“Dimana Pekon Kota Jawa Kecamatan Bangkunat ini sudah merupakan yang ke-3 setelah Kecamatan Pesisir Tengah dan Kecamatan Lemong. Yang memiliki panjang garis pantai ± 210 km yang terbentang dari Kecamatan Bangkunat di bagian selatan sampai Kecamatan Lemong dibagian utara merupakan wilayah yang sangat potensial untuk dikembangkan disektor kelautan dan perikanan,” ujarnya dalam sambutannya.

Dijelaskannya, pembangunan rumah khusus nelayan merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui satuan non vertikal tertentu (SNVT) penyediaan perumahan provinsi lampung tahun anggaran 2018. Adapun bantuan tersebut sebagai wujud nyata program nawacita sejuta rumah presiden republik indonesia bapak joko widodo.

“Ini bentuk salah satu upaya pemerintah untuk hadir dalam kehidupan masyarakat, khususnya nelayan yang ada di Kecamatan bangkunat ini. Dengan demikian maka pemerintah kabupaten sangat mendukung program yang dicanangkan oleh kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) dalam memperbaiki taraf hidup nelayan melalui program pembangunan rumah khusus nelayan, sebanyak 50 unit rumah nelayan,” terangnya.

Selain itu, Agus juga berharap dengan adanya pembangunan rumah husus nelayan di Pekon Kota Jawa ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat nelayan kabupaten Pesibar untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak, karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan masyarakat.

“Semoga ditahun tahun mendatang akan ada peningkatan partisipasi dan dukungan dari para pihak-pihak lain guna mendukung program kementerian PUPR dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat nelayan di kabupaten para sai batin dan para ulama,” tandasnya. (r7/hkw)




Agus Buka Pemilihan Muli Mekhanai Pesibar

TRANSLAMPUNG.COM, PESISIR BARAT – Bupati, Agus Istiqlal menghadiri acara pembukaan pemilihan Muli Mekhanai, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) tahun 2018, di gedung serba guna (GSG) Selalaw, Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (20/3).

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa Kabupaten Pesibar merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata. Hal tersebut dapat dilihat dengan semakin bertambahnya kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara di setiap tahunnya.

“Potensi pariwisata ini tidak boleh kita sia-siakan, dan berbagai upaya harus kita lakukan dalam upaya pengembangan kepariwisataan Kabupaten Pesibar,” ujarnya.

Adapun upaya pemerintah terkait pengembangan kepariwisataan tersebut, seperti pendaftaran warisan budaya Kekiceran dan budaya Bebai Nyuncun Pahar, merupakan salah satu hal yang penting dalam pengembangan kepariwisataan.

“Karena melalui hal itulah orisinalitas dan sejarah budaya suatu daerah dapat terlihat, sehingga menimbulkan kesan eksotis untuk menarik minat para wisatawan agar lebih mengenal warisan budaya tersebut,” jelasnya.

Selain Itu, lanjut dia, tentu masih banyak lagi aspek yang dapat menunjang kepariwisataan, seperti infrastruktur, kuliner, dan lain sebagainya. Dan pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pesibar telah membangun pusat informasi pariwisata, atau Tourismans information center yang berada di kawasan wisata Labuhan Jukung.

“Segala aspek penunjang pengembangan kepariwisataan tersebut tentunya akan menjadi kurang efisien tanpa dukungan generasi muda Kabupaten Pesibar itu sendiri. Perlu ada kecintaan, semangat yang sama diantara generasi muda untuk bersama-sama mengembangkan pariwisata,” jelasnya.

Harapan Agus, kedepannya melalui kegiatan pemilihan Muli Mekhanai tahun 2018 ini akan melahirkan generasi muda Kabupaten Pesibar yang benar-benar mengenal Kabupaten Pesibar secara geografis, sosiologis, etnologis dan antropologis.

“Sehingga pada akhirnya mampu menunjukkan kecintaannya terhadap Kabupaten Sai Batin dan para ulama melalui kerja serta kreasi yang nyata,” tandasnya. (r7/hkw)