. . .

Tabligh Akbar Polres Tanggamus, FKUB Kecam Aksi Terorisme

image_print

 KECAM AKSI TERORIS: Semua pihak mengecam keras aksi teror yang terjadi di Kota Surabaya belakangan ini. (Foto: AYP)

Ini video statemen Kapolres Tanggamus, silakan di-klik: https://youtu.be/nZP1RvUBUVQ

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Maraknya aksi teror di beberapa tempat di Kota Surabaya belakangan ini, menuai kecaman dari banyak pihak. Tak terkecuali dari Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu. Pada Tabligh Akbar Kepolisian Resor Tanggamus, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dua kabupaten mendeklarasikan empat poin pernyataan sikap terhadap aksi terorisme.

Acara tersebut bertajuk Untuk Tanggamus dan Pringsewu yang Aman dan Damai bersama Polres Tanggamus dan KH. Drs. Khairuddin Yusuf dalam rangka menyambut Ramadan 1439 Hijriyah dan HUT ke-72 Bhayangkara.

Saat doorstop dengan para awak media, Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma Jemy Karang mengatakan, sangat mengapresiasi pernyataan sikap dari FKUB Tanggamus dan Pringsewu. Dia berharap, pernyataan sikap itu menjadi motivasi semua tokoh dan pemuka agama untuk tetap bersatu.

“Semoga pernyataan sikap dari para tokoh/pemuka agama di Tanggamus dan Pringsewu yang dideklarasikan oleh FKUB, dapat membawa iklim damai dan kerukunan antarumat bergama. Khususnya di Tanggamus dan Pringsewu, serta seluruh Indonesia pada umumnya,” harap kapolres.

Dengan terciptanya iklim kehidupan sosial yang beragam namun tetap harmonis dan rukun serta berdampingan, kata Made Rasma, maka akan lahir masyarakat yang tangguh dan kuat. Sehingga masyarakat Tanggamus dan Pringsewu bisa terhindar dari paham-paham kelompok radikal.

Pada kesempatan itu, Kapolres Tanggamus juga mengajak masyarakat serta seluruh elemen terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu, untuk merapatkan barisan dan bersatu melawan segala bentuk aksi teror.

Peran masyarakat dalam hal ini, kata Made Rasma, adalah secara proaktif membantu para aparat penegak hukum medeteksi sedini mungkin dan mengeliminasi penyebaran serta pergerakan paham-paham radikal hingga pada kelompok terkecil.

“Dalam artian, masyarakat kami imbau aktif memantau kondisi sekitar masing-masing, dan segera berkoordinasi atau bahkan melaporkan jika melihat hal-hal yang mencurigakan. Dengan demikian, pergerakan kelompok-kelompok radikal bisa semakin ditekan dan tidak menyebarkan atau menghasut masyarakat secara lebih luas,” ungkap kapolres.

Ketua FKUB Kabupaten Tanggamus, Drs. Hi. Ahmad Damiri ketika membacakan Pernyataan Sikap FKUB, menyebutkan empat poin penting. Pertama, mengutuk keras aksi radikalisme dan terorisme yang keji, biadab, dan tidak berperikemanusiaan dengan dalil apapun. Karena sangat bertentengan dengan ajaran agama yang dianut di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kedua, kami mendesak para aparat keamanan serta penegak hukum, untuk dengan seksama, untuk mengusut tuntas dan memberi sanksi tegas pada para pelaku teror, jaringan, hingga aktor intelektualnya,” jelas Ahmad Damiri.

Poin berikutnya, mengimbau seluruh masyarakat Tanggamus untuk tetap tenang namun tetap waspada, dalam melaksanakan ibadah keagamaan. Lalu jangan mudah terpancing dengan isu-isu provokatif.

“Terakhir, kepada masyarakat Tanggamus diimbau untuk peka dan waspada terhadap perilaku, tindakan, atau gerakan yang mencurigakan oleh orang atau sekelompok orang dan segera laporkan itu pada pihak berwenang. Empat poin pernyataan sikap ini, ditandatangani oleh saya sendiri, lalu Ketua Majelis Ulama Indonesia Tanggamus Hi. Makmun Siroj, Lc., Pastor Paroki Santo Pius X Gisting Pastor Antonius Joko, SCJ, PGKT Tanggamus Pendeta Dwi Setyo Kornelius, S.Pd.K., PHDI Tanggamus I Wayan Geden, S.Pd.H., WALUBI Tanggamus Herman, Pj. Bupati Tanggamus Ir. Zainal Abidin, M.T., Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kapolres Tanggamus, Dandim 0424 Letkol (Arh) Anang Hasto Utomo, Kajari Taufan Zakaria, S.H., M.H., Kepala Kemenag Drs. Hi. Murdi Amin, dan Kepala Pengadilan Negeri Yunizar Kilat Daya, S.H., M.H.” tandas Ahmad Damiri.

Turut hadir dalam tabligh akbar, Sekretaris Daerah Tanggamus Hi. Andi Wijaya, S.T., M.M., Komandan Kompi 4 A Pelopor Brimob IPTU. Dimas Putra Kembaran, seluruh Kapolsek, dan aparat Kecamatan Kotaagung. (ayp)