Survei, Mustafa Lebih Unggul  

0
127
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDARLAMPUNG- Pemilihan gubernur Lampung masih satu tahun lagi. Namun hiruk pikuknya sudah berlangsung dalam beberapa bulan terakhir. Sejumlah calon mulai ancang-ancang menarik simpati masyarakat. Keriuhan juga terjadi di sejumlah media di Lampung khususnya media online. 

 

Secara realtime, sejumlah media melakukan polling untuk mengetahui tokoh-tokoh yang masuk dalam bursa Pilgub sesuai dengan hati masyarakat. Dari sejumlah polling, bisa ditarik kesimpulan, ada lima tokoh masyarakat Lampung yang dinilai masyarakat layak menjadi gubernur. 

 

Mereka yakni Ridho Ficardo sebagai petahana, Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa, wali kota Bandarlampung Herman HN, Kader Partai Golkar Arinal dan mantan Kapolda Lampung Ike Edwin. 

 

Berdasarkan polling yang dilakukan di semua media online, hari ini, Kamis (6/7) sekitar pukul 09. 00 WIB, nama Mustafa unggul dibandingkan calon lain. Hal ini cukup menarik mengingat bupati Lampung Tengah ini adalah pendatang baru. 

 

Di media online gemasamudra.om Mustafa unggul dengan perolehan voting 42persen, disusul Ike Edwin 19persen, Herman 9persen, Alzier 9persen, Ridho 9persen, dan Arinal 2persen. 

 

Senada di portallampung.com yang membuka polling untuk empat calon, nama Mustafa unggul dibanding ketiga calon lainnya yakni 57persen, disusul Ridho Ficardo 31persen, Herman HN 12persen dan Arinal 1persen.

 

Di mitrapol.com lagi-lagi Mustafa unggul dengan perolehan suara 84persen, lalu Mukhlis Basri 9persen, Ike Edwin 2persen, Herman 1persen, dan Ridho 1persen. Sementara di Duta Lampung Online, Mustafa unggul 43persen, disusul Edward Syahpernong 23persen, Ike Edwin 16persen, Herman 10persen, dan Arinal 3persen.

 

Mustafa unggul juga berdasarkan polling yang dilakukan media onlinepenaberlian.com. Bupati ronda ini memperoleh simpati masyarakat sebesar 67persen, disusul Marsyad Jaya 30persen, Herman 1persen dan Ike Edwin 1persen. 

 

Menanggapi hal ini, Dedi Hermawa mengatakan unggulnya Mustafa di sejumlah polling media online mengindikasikan dua hal. Pertama, kata dia, yakni ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja petahana sehingga menginginkan sosok baru yang dapat menggantikan petahana. 

 

Kemungkinan kedua, lanjutnya, tingginya survey pada Mustafa menjadi indikator atau parameter kepercayaan masyarakat terhadap sosok Mustafa itu sendiri. Masyarakat yang tidak puas dengan petahana, akhirnya mencari sosok yang dianggap mumpuni yang diharapkan bisa memenuhi keinginan masyarakat.

 

Dikatakan Dedi, berdasarkan sejumlah survey, posisi petahana saat ini sudah mulai rapuh. Banyak masyarakat yang tidak puas dengan hasil kinerja gubernur. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi Mustafa untuk bisa memenangkan Pilgub mendatang. 

 

“Mustafa sendiri meski pendatang baru, beliau adalah petahana di Lampung Tengah. Dia memiliki basis massa tersendiri. Dia memiliki jiwa leadership yang baik, pergerakan ke masyarakat juga masif. Tidak menutup kemungkinan beliau juga bisa unggul dalam Pilgub mendatang,” katanya. (*)