Sudradjat: Babinsa Ujung Tombak Pencapaian Swasambada Pangan

0
339
views
MONITORING: Ketua Tim Sergap Mabes TNI, Kolonel (Inf) Sudradjat Purbiantoro (topi merah) dan jajaran didampingi Kepala Dinas Pertanian Pesawaran, Anca Martha Utama saat meninjau sawah di Way LIma.

TRANSLAMPUNG.COM, WAY LIMA- Guna memastikan tercapainya swasembada pangan di setiap wilayah, tim sergap dari Mabes TNI melakukan monitoring di sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung. Salah satunya meninjau Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Pesawaran

“Kunjungan kami di Pesawaran ini dalam rangka meninjau Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Pesawaran. Untuk memastikan produksi hasil pangan sesuai yang ditargetkan,”

ungkap Ketua Tim Sergap Kolonel (inf) Sudradjat Purbiantoro saat meninjau lahan pertanian di Desa Sidodadi, Way Lima Selasa (13/6).

Dikatakan, para penyuluh pertanian dan bhabinsa yang bertugas di lapangan merupakan ujung tombak untuk melakukan pengawasan agar produksi pangan dapat tercapai. Termasuk memastikan potensi sawah khususnya irigasi teknis tidak dialih fungsikan oleh pihak-pihak tertentu

“Ya terutama ujung tombak kita terletak dipenyuluh pertanian di lapangan baik dari Dinas Pertanian dan Bhabinsa selalu memantau perkembangan pertanian yang ada di wilayah masing-masing. Sehingga jika ada informasi ada kegiatan alih fungsi lahan akan kita cegah,”tegasnya

Selain itu, kunjungan pihaknya di Pesawaran yang didampingi Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama. N, dan jajaran untuk meninjau program cetak sawah di kabupaten setempat

“Karena sampai kapanpun kita harus mendukung nawacita pak presiden untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Termasuk meninjau pelaksanaan program cetak sawah di Lampung ini,”jelasnya

Ditambahkan Kepala Dinas Pertanian Pesawaran, Anca Martha Utama beberapa lokasi yang dikunjungi tim sergap dari Mabes TNI diantaranya di Kecamatan Gedongtataan, Way Lima dan Way Khilau.

“Jadi mereka mengevaluasi dan mengawal target tanam dan target produksi. Sejauh mana pencapaiannya, termasuk kendala dalam mencapai produksi tersebut,”ujarnya

Termasuk melaporkan kendala yang terjadi beberapa waktu lalu lanjutnya yakni Pesawaran terkena banjir yang berdampak terhadap produksi pangan di Pesawaran.

” Tim tadi juga melihat beberapa lokasi persawahan yang terkena dampak banjjr bandang pada Februari lalu. Tentu akan berdampak terhadap produksi pangan di Pesawaran. Artinya pihak TNI juga sudah mengetahui kendala- kendala di lapangan yang nantinya akan dilaporkan ke pusat. Nah setelah ini, tim akan meninjau di Kabupaten Pringsewu,”pungkasnya. (*/ydn)