. . .

Spesialis Penipuan Modus Rental Mobil Dibekuk Polisi

image_print
LAMPUNG UTARA – Diduga menipu warga hingga miliaran rupiah, Mahmudin alias Amud warga jalan Kapten Mustapa Gang Kurnia V Kelurahan Tanjung Senang Kecamatan Kotabumi Selatan dibekuk polisi.
Mahmudin ditangkap polisi berdasarkan, LP/112/XI/2018/POLDA LPG/RES LU/SPK SEK KTBU tgl 05 Nov 2018, dengan pelapor (korban) Marsoedi Wibowo (63) warga jalan Jendral Soedirman, Gang Sangkuriang, Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan,
Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono melalui Kapolsek Kotabumi Utara, Iptu. Rukmanizar B. Mansyur Gazali menerangkan penangkapan terhadap Mahmudin bermula adanya laporan dari korban, yang kita kembangkan dan kemudian kita lakukan penangkapan terhadap pelaku saat berada dirumah makan  Empal Gentong Krucuk 1 di jalan Selamet Riyadi, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan Kodya, Cirebon Jawa Barat, pada Rabu, (30/1/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.
Dijelaskannya lagi, Peristiwa bermula saat pelaku mendatangi kediaman korban dengan maksud merental (menyewa) mobil yang dimiliki korban, pada Kamis, (11/10/2018), sekitar pukul 17.00 WIB.
Setelah berhasil meminjam sewa mobil Toyota Avanza type G, warna hitam  BE 2009 JJ, Oleh pelaku mobil tersebut digadai Rp 30 juta, kepada Gatot Franoto, (38), warga Desa Rejo Basuki, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah, dengan mengaku jika mobil tersebut adalah milik paman pelaku.
Dalam aksinya pelaku dibantu Sidiq Taufiq (31), warga desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Pesawaran, dan M. Zaenal Arifin alias Zen, (29), warga Desa Purworejo, Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah, Zaenal Arifin, sebagai perantara. Paparnya
Setelah berhasil mengetahui keberadaan pelaku, kemudian anggota melakukan teknik penyamaran (undercoverby), sehingga pelaku Mahmudin tidak menduga dirinya diamankan oleh petugas.
” Saat ditangkap, pelaku sedang berada di rumah makan Empal Gentong Krucuk 1 Cirebon. Pelaku juga mengakui uang yang diperolehnya dari aksi penipuan itu dipergunakan untuk membayar hutang dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan berfoya-foya,” ujar Rukmanizar.
Dari hasil pemeriksaan sementara,
 pelaku juga mengakui sembilan perkara serupa dengan total kerugian korban-korbannya mencapai Rp.3.000.000.000,- (tiga miliar rupiah).
Saat ini pelalku sudah kita amankan di Polsek Kotabumi Utara, berikut dengan barang bukti berupa satu unit mobil  Avanza G BE 2009 JJ berikut dengan STNK, kunci kontak mobil, kwitansi tamda terima penyerahan uang Rp 30 juta, juga satu lembar pernyataan penyerahan mobil Avanza kepada Marsoedi yang ditandatangani Gatot Franoto tanggal 30 Nov 2018. pungkasnya (Iwan/ek)
error: Content is protected !!