SMPN 8 Juara Harapan I Tingkat Kota Bandarlampung

0
573
views

TRANSLAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Menjadi guru bimbingan konseling (BK) tentunya tidak mudah. Selain dicap sebagai guru yang galak dan senang mencari-cari kesalahan siswa, menjadi guru BK juga harus bisa menahan emosi dan juga amarah ketika dihadapkan dengan siswa yang bermasalah.

Guru BK SMP N 8 Bandarlampung yang dikordinatori oleh Dra. Hj. Sri Susilawati, S.Pd., dan beranggotakan Eka Rosita, S.Pd., M.M serta Muryana, S.Pd., meiliki prinsip “Guru BK adalah Sahabat Siswa”. Sehingga mereka selalu berupaya menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh siswa melalui pendekatan.

Dengan kesolidan serta kekompakan kerja tim yang dimiliki oleh guru BK SMP N 8. Tidak salah jika Pengawas BK Kota Bandarlampung memberikan penghargaan sebagai Juara Harapan I atas prestasi kerjanya pada guru BK. Penilaian terhadap prestasi tersebut langsung dinilai oleh tim pengawas BK Kota Bandarlampung Hj. Nurhayati Ilyas, S.Pd., M.Pd.

”Ibu Hj. Nurhayati Ilyas sangat mengapresiasi kinerja dari guru BK SMP N 8, bahkan dirinya sangat antusias ketika kami sedang melakukan konseling terhadap siswa kami, ”ujar Wakil Kepala SMP N 8 Bandarlampung Bidang Sarana dan Prasarana yang juga menjabat sebagai Kordinator BK.

Menurut Sri, penghargaan tersebur berdasarkan hasil penilaian kinerja selama tahun 2013 sampae 2015. “Sebelumnya-sebelumnya kami hanya meraih Juara Harapan III saja. Alhamdulillah kali ini kita meraih juara Harapan I dan semoga kedepannya prestasi kami semakin meningkat dapat meraih juara 3, juara 2 atau bahkan juara 1, “ungkapnya.

Dalam upaya meningkatkan prestasi kerja guru BK SMP N 8, Sri selalu menekankan kepada semua yang terlibat dalam pengurusan guru BK untuk selalu menanamkan pada dirinya bahwa disiplin adalah kunci kesuksesan.

”Untuk mengawali serta mencapai kesuksesan dalam hal apapun itu kita berangkatnya dari disiplin dulu. Kalau kita sebagai guru BK, maka kita harus disiplin dari kinerjanya BK. Kami selalu menerapkan datang ke sekolah lebih awal dan pulang paling akhir sehingga semua siswa dapat terpantau. Bahkan setiap pagi saya selalu berdiri di depan gerbang untuk melihat kerapihan pakaian siswa. Saya selalu katakana kepada para siswa bahwa penampilan menunjukkan kepribadian seseorang, “ucapnya. (dsk)