Siti Aisyah Jalani Sidang Perdana

TRANSLAMPUNG.COM-HUKUM-Setelah hampir dua pekan berada di dalam tahanan, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong akhirnya merasakan udara “bebas”. Mereka keluar tahanan untuk menghadiri sidang perdana seiring kasus pembunuhan Kim Jong-nam.

Sejak ditahan beberapa hari sejak kematian Jong-nam, Siti dan Huong memang langsung masuk bui. Foto yang beredar pun hanya rilisan dari polisi. Saat dibawa masuk ke Pengadilan Sepang, di Malaysia, siang ini (1/3) keduanya terlihat kuyu. Jauh dari foto-foto postingan dan Facebook Huong atau rekaman YouTube saat Siti merayakan ulang tahun di salah satu klub malam di Kuala Lumpur.

Bahkan, Siti dan Huong masih mengenakan kaus yang sama seperti kali pertama di tahan. Huong memakai kaus kuning, sementara Siti memakai kaus merah bertulis Diadora di bagian depan. Yang agak berbeda, ”hiasan” yang mereka kenakan. Siti dan Huong sama-sama mengenakan jaket anti-peluru saat keluar ruang sidang. Padahal sebelum masuk ruang sidang, jaket tersebut belum terpasang.

Dalam sidang perdana ini, tuntutan pembunuhan pun dijatuhkan untuk Siti dan Huong. Polisi menyatakan kalau keduanya membunuh Jong-nam dengan mengusapkan racun VX mematikan kewajahnya. ”Jika keduanya terbukti bersalah maka mereka akan menghadapi hukuman mati,” ujar jaksa penuntut umum.

Keduanya sampai sekarang belum mengajukan banding karena itu baru bisa dilakukan bila kasusnya masuk Pengadilan Tinggi. Adalah Siti yang kali pertama duduk di kursi tersangka. Dengan mata berkaca-kaca dan suara tercekat seolah akan menangis, Siti yang tangannya diborgol mengatakan kalau dia tidak bersalah. ”Saya tidak mengakui ini,” katanya setelah penerjemah menerjemahkan tuntutan sidang. ”Saya tidak bersalah. Saya tidak bersalah,” sambungnya. Huong, pun mengatakan pernyataan yang sama. ”Saya tidak bersalah.”

Berbicara kepada CNN di Serang, Banten, bibi Siti mengaku kalau Siti pernah mengabari kalau dia sudah mendapatkan pekerjaan yang layak. Pekerjaan itu adalah komedian. ”Tugasnya mengoleskan losion dan saus tomat kepada orang asing,” katanya. ”Sangat tidak mungkin perempuan sekecil itu bisa melakukan kejahatan besar bila tidak dimanipulasi,” sambungnya.

Seorang rekan Siti yang meminta identitasnya dirahasiakan juga mengatakan hal serupa. ”Siti terlalu lugu dan mudah dibohongi. Apa saja yang orang lain katakan, dia akan percaya. Dia hanya pengikut,” kata sumber itu.(tnn)

News Reporter