. . .

SINARBANGUN KECAMATAN SEMAKA “TERENDAM” PARAH, KEPALA BPBD TANGGAMUS DI KALIMANTAN, ANGGOTA DPRD NAIK PITAM

image_print
TERENDAM BANJIR: Beginilah kondisi salah satu rumah warga di Dusun Kalipasir, Pekon Sinarbangun, Kecamatan Semaka yang terendam banjir bandang Selasa (3/4) malam. (Foto: IST)

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama petugas terkait, malam ini (4/4) harus bekerja ekstra. Lantaran hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama itu, kini berdampak pada banyaknya lokasi banjir bandang.

Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun translampung.com, banjir bandang terjadi mulai dari Pekon Sinarbangun, Kecamatan Semaka. Bahkan bisa dibilang status banjir di sana saat ini adalah Siaga 1.

DITINGGALKAN MENGUNGSI: Ini adalah salah satu kondisi rumah warga Pekon Sinarbangun yang sudah ditinggalkan mengungsi oleh pemiliknya. (Foto: IST)
Salah seorang warga Dusun Kalipasir, Pekon Sinarbangun, Inem (48) yang berhasil dihubungi kerabatnya dari Kotaagung mengatakan, banjir bandang malam ini di Pekon Sinarbangun, besarnya tiga kali lipat dibandingkan banjir-banjir sebelumnya.

“Kami malam ini sudah mengungsi ke tempat yang aman. Rumah kami tinggalkan. Banjirnya tiga kali lebih parah daripada sebelumnya,” ujar ibu rumah tangga tersebut melalui sambungan ponsel memberikan kabar pada kerabatnya di Kotaagung, Selasa (3/4) sekitar pukul 22.17 WIB.

MELEBIHI JEMBATAN: Salah seorang warga sedang memeriksa kondisi sebuah jembatan di Pekon Sinarbangun, yang sudah nyaris tenggelam oleh banjir bandang. (Foto: IST)

Anggota DPRD Tanggamus Daerah Pilih Semaka, Ahmaddiyan melalui sambungan ponselnya, memprotes keras kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus yang dinilai lamban dan tidak serius mengantisipasi banjir wilayah Kecamatan Semaka.

Ini menarik, baca juga: Waspada..!!!! Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang Intai Jalinbar Ruas Gisting-Batukeramat 

 

“Itu Kepala BPBD Tanggamus kalau nggak tanggap (bencana), ganti saja! Ini di wilayah Semaka sudah berkali-kali banjir. Tapi nggak ada tindakan dari BPBD. Apa mereka nggak melihat atau baca berita-berita? Coba lihat video-video dari media massa atau media sosial, kalau Semaka ini banjir pasti parah. Kok kesannya dibiarkan saja,” keluhnya dengan nada kesal.

Sementara Kepala BPBD Tanggamus Romas Yadi saat dihubungi dan dikonfirmasi perihal banjir bandang yang mengepung sebagian wilayah Tanggamus, tak dapat berbicara banyak. Sebab dia mengaku saat ini sedang berada di Kalimantan. Namun tidak dijelaskan, keberadaannya jauh dari Tanggamus itu, dalam rangka perjalanan tugas atau keperluan pribadi.

“Saya lagi di Kalimantan. Nanti akan saya hubungi anak buah saya yang berada di Tanggamus, supaya segara meninjau lokasi banjir bandang di Semaka,” singkat Romas Yadi.

Satu Rumah Warga Pekon Penanggungan, Kecamatan Gunungalip Hanyut, 4 Lainnya Terendam

TAK hanya di Pekon Sinarbangun, Kecamatan Semaka, banjir bandang juga melanda Pekon Penanggungan, Kecamatan Gunungalip. Banjir berasal dari luapan air Way Muara Balak. Sedikitnya empat rumah milik Maimuna, Saifudin, Tajudin, dan Sofyan, terendam banjir dengan rata-rata ketinggian air 30 cm.

Lalu satu rumah papan milik Saiman (48) hanyut terseret arus banjir dengan ketinggian mencapai 70 cm. Kemudian sekitar 5 hektare lahan sawah juga tak luput dari rendaman banjir bandang tersebut.

Kapolsek Talangpadang AKP Yoffi Kurniawan menegaskan, kendati demikian kondisi banjir di Pekon Penanggungan, tak sampai menimbulkan korban jiwa. Rumah milik Saiman menjadi korban paling parah, karena lokasinya terdekat dengan aliran Way Muara Balak.

“Jarak rumah korban dengan sungai hanya sekitar 4 meter. Ditambah lagi kondisi rumah yang terbuat dari papan, sehingga saat diterjang banjir bisa jebol dan hanyut terseret arus. Saat ini kondisi banjir sudah surut dan rumah-rumah warga yang tadinya terendam, sudah bisa dibersihkan,” tandas Yoffi, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma Jemy Karang.

Di Jalinbar Gisting dan Batukeramat, Petugas Gabungan Fokus Bersihkan Lokasi Longsor dan Banjir

DARI informasi yang dirilis Humas Polres Tanggamus hingga dini hari ini (4/4), petugas gabungan yang dipimpin Kasat Sabhara Polres Tanggamus AKP Rohmadi bersama personel BPBD Tanggamus, masih fokus membersihkan material longsor dan pohon tumbang yang menutupi sebagian badan Jalinbar Kilometer 82-83 Pekon Batukeramat, Kecamatan Kotaagung Timur.

AMANKAN TIKUNGAN SEMPULUR: Petugas gabungan dari Polres Tanggamus, BPBD, dan TNI berjibaku mengamankan arus lalu lintas di Jalinbar Tikungan Sempulur Gisting yang diterjang luapan air. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

Selain itu di Jalinbar ruas perbatasan Pekon Gisting Bawah dengan Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Sopyan bersama Kapolsek Talangpadang AKP Yoffi Kurniawan, bahkan Kapolsek Pugung IPDA Mirga Nurjuanda beserta Anggota TNI masih berada di lokasi Tikungan Sempulur untuk mengamankan arus lalu lintas. Para perwira itu juga langsung membantu pengguna jalan yang melintasi terjangan luapan air.

DIPERPARAH LONGSOR DAN POHON TUMBANG: Belum tuntas masalah luapan air yang memintas Jalinbar ruas Pekon Gisting Atas, petugas dari Polres Tanggamus direpotkan kembali dengan pohon tumbang dan longsor yang menutupi setengah badan Jalinbar di Pekon Batukeramat, Kecamatan Kotaagung Timur. (Foto: HUMAS POLRES TANGGAMUS)

“Petugas gabungan melakukan pengamanan di lokasi longsor Jalinbar Batukeamat dan banjir di Jalinbar Gisting. Untuk saat ini kendaraan dari dua arah telah bisa lewat. Namun tetap perlahan,” kata Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma Jemy Karang. (ayp)